SEKITAR KITA
Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ardirejo Situbondo Tanam Pohon Pisang

Memontum Situbondo – Warga Ardirejo Timur Lingkungan Bukit Sema, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, meluapkan kekesalan dengan menanam pohon pisang di tengah jalan. Hal itu dilakukan, karena warga geram dengan keberadaan jalan yang rusak dan berlubang. Kondisi kerusakan itu, menurut warga karena beroperasinya armada dump truk pengangkut material batu milik pabrik aspal PT Aditya Sinar Pratama Bali (ASPB).
Warga menuding, pihak PT ingkar janji atau lari dari tanggung jawab, karena tidak kunjung memperbaiki kerusakan jalan. Walaupun masalah ini sudah diadukan ke DPRD Situbondo Komisi 3 dan melahirkan berita acara pada 1,5 tahun yang lalu, namun sampai saat ini jalan malah semakin rusak parah membahayakan pengguna jalan.
Menurut salah satu warga, Toni (55), mengatakan bahwa dirinya bersama warga lingkungan Gunung Sema lainnya, merasa jengkel. Bagaimana tidak, jalan desa di lingkungan mereka sampai ke jalan besar, kondisinya rusak parah akibat lalu-lalang truk pengangkut material batu milik PT ASPB.
Baca juga
- Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek
- Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium
- Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih
- Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang
- Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan
“Saya minta jalan yang rusak mulai depan komplek perumahan Gunung Sema sampai ke Utara SMP, untuk di aspal. Saya dan warga di sini, tidak mau kalau jalan hanya ditimbun tanah dan kerikil,” tegas Tony.
Rupanya, aksi tanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak itu, sampai ke telinga manajemen PT ASPB. Dengan mendatangi warga yang melakukan aksi, perusahaan beralasan alatnya rusak. Namun, warga tak bergeming dan meminta jalan rusak untuk segera diaspal.
PT ASPB saat itu juga melakukan pengaspalan tambal sulam di beberapa titik. Sedangkan jalan rusak parah dari depan TPA sampai dengan perusahaan rumput laut, belum dilakukan pengaspalan sama sekali. Hanya ditimbun pasir, kerikil dan tanah, sehingga saat musim hujan tiba kerikil berserakan memenuhi badan jalan membahayakan pemotor dan pengguna lainnya.
Ketua Komisi 3 DPRD Situbondo, H Bashori Sonhaji, dikonfirmasi terpisah mengatakan belum melakukan pemanggilan ataupun sidak terhadap PT ASBP bersama dinas terkait. Padahal, Komisi 3 bersama dinas terkait dalam seminggu ke depan, akan melakukan sidak dan memastikan kerusakan jalan.
“Belum, karena kita belum terima foto terbaru jalan rusak tersebut dan akan kita ingatkan kembali. Kami juga sudah sampaikan kepada Dinas PUPR” terang Bashori, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (18/01/2022).
Bashori menegaskan, bahwa PT ASPB harus sesuai komitmennya yakni sesuai berita acara saat DPRD memfasilitasi pertemuan segi tiga. Yaitu, antara Dishub, PUPR dan PT ASPB bahkan ada tambahan dari petugas kepolisian juga. (her/sit)















