Kota Malang
Ketua DPRD Kota Malang Sesalkan Kericuhan yang Terjadi di Toko Merchandise Resmi Arema FC

Memontum Kota Malang – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyayangkan terjadinya kericuhan yang telah berlangsung di Toko Merchandise Resmi Arema FC di Jalan Mayjen Panjaitan, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Menurutnya, setiap aksinya harusnya dilakukan dengan damai. Sehingga, tidak menciderai Kota Malang yang selama ini ramah dan kondusif.
“Jangan sampai, ada penumpang-penumpang gelap di situ yang memanfaatkan situasi. Jadi, agar kiranya setiap aksi dilakukan secara damai,” paparnya.
Made juga mendukung, terhadap upaya dan langkah yang telah dilakukan oleh Polresta Malang Kota. Artinya, siapa yang melanggar hukum, maka akan menerima konsekuensinya.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Karena ini sudah arahnya pidana, otomatis sudah ada laporan kepada petugas hukum. Apalagi, ini adalah pidana murni,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan, kepolisian juga akan bersikap profesional dalam memeriksa terduga pelaku. Begitu juga sebaliknya, mereka yang tidak terlibat, pun akan dibebaskan.
“Di kepolisian, itu juga sudah ada lembaga perlindungan anak. Jadi, ketika itu yang melakukan anak-anak, maka Polresta Malang Kota sudah sangat paham. Yang terpenting, jangan sampai kejadian terulang kembali dan siapa pelakunya, bisa ditangkap,” imbuhnya. (rsy/sit)











