Bondowoso
KKG PJOK Bondowoso Gotong Royong Bantu Dampak Banjir Bandang Ijen

Memontum Bondowoso – Banjir bandang di Desa Sempol dan Kalisat, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, mendapat perhatian dari Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan (PJOK) Kecamatan Bondowoso. Kumpulan guru mata pelajaran PJOK, ini turun langsung ke lokasi bencana untuk gotong royong membantu membersihkan dampak banjir, Rabu (15/02/2023) tadi.
Ketua KKG PJOK, Yusnul Dwi Prasetyo, mengatakan bahwa sesuai arahan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik), Sugiono Eksantoso, timnya diimbau bergotong royong untuk membantu membersihkan area banjir di Kecamatan Ijen. Pihaknya juga turut memberikan sumbangan awal berupa alat kebersihan, makanan dan minuman.
“Untuk ke depannya, kita sudah koordinasi dengan tim untuk mendonasikan Sembako dan pakaian layak pakai,” kata Prasetyo.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Guru PJOK SDN Kademangan 1 itu menambahkan, banjir yang terjadi di Kecamatan Ijen, sudah terjadi ketiga kalinya. “Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Ijen, telah kali ketiga terjadi. Mulai dari 29 Januari dan 14 Maret 2020, dan terbaru 12 Februari 2023 kemarin,” jelasnya.
Sekitar tiga tahun, lanjutnya, atau tahun 2023 ini, banjir bandang kembali terjadi. Penyebabnya, diduga karena adanya longsor di 14 titik akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi. “Saya selaku Ketua KKG PJOK Kecamatan Bondowoso, mengucapakan terima kasih kepada bapak Kadis Pendidikan, KKS Bondowoso dan rekan-rekan guru anggota KKG PJOK yang telah mendukung kegiatan ini untuk turut partisipasi membantu gotong royong dampak banjir,” urainya. (zen/gie)
















