Lumajang
Komisi B DPRD Lumajang Tinjau Pusda dan Rumah Warga Terdampak Erosi Kali Asem

Memontum Lumajang – Guna memperkuat koordinasi sekaligus memperoleh gambaran langsung terkait kondisi pengelolaan aliran Sungai Kali Asem, Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pusat Sumber Daya Air (Pusda), Jumat (28/11/2025 ) tadi. Kunker itu, dipimpin langsung Ketua Komisi B DPRD Lumajang, Deddy Firmansyah.
“Kunker ini dilakukan guna memastikan penanganan yang berjalan saat ini benar-benar efektif. Terutama, dalam menghadapi ancaman erosi tebing sungai yang semakin mengkhawatirkan,” kata Deddy Firmansyah.
Dalam pertemuan Kunker itu, jajaran Pusda menyampaikan kondisi terkini kebwradaan Kali Asem. Termasuk, identifikasi titik rawan longsor serta progres upaya penanganan yang telah dan akan dilakukan.
Baca juga :
Komisi B sendiri, dalam pertemuan itu juga memberikan sejumlah masukan strategis, mengenai prioritas penanganan darurat, pentingnya langkah antisipatif, serta perlunya sinergi lintas instansi untuk melindungi masyarakat di wilayah bantaran sungai. Sementara setelah sesi diskusi rampung, rombongan Komisi B bersama Pusda melakukan peninjauan langsung ke rumah warga yang terdampak erosi.
Dari hasil pantauan lapangan, menunjukkan beberapa rumah berada dalam posisi kritis, karena sangat dekat dengan tebing yang terus tergerus arus sungai. Kondisi tersebut, menuntut penanganan cepat, terukur dan berkelanjutan.
Melihat situasi di lapangan, Komisi B mendorong percepatan mitigasi, mulai dari penguatan tebing sungai, normalisasi aliran, hingga penataan kawasan bantaran sebagai langkah pencegahan kerusakan lebih lanjut. Komisi B juga menegaskan komitmennya, untuk mengawal dukungan anggaran dan kebijakan agar keselamatan serta kenyamanan warga dapat segera terjamin.
Melalui kunjungan ini, Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang berharap percepatan penanganan kerusakan di sepanjang aliran Kali Asem, dapat terwujud. Tentunya, dengan koordinasi yang semakin solid antara pemerintah daerah, Pusda dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai secara berkelanjutan. (adi/sit)
















