Kota Malang

Komunikasi Politik, Salah Satu Kunci Sukses Pemenangan

Diterbitkan

-

Zaenuddin ST MAP, Ketua KPU Kota Malang

Salah satu bentukkomunikasi politik yang harus dimaksimalkan oleh para calon anggota legislatifadalah melalui kampanye politik. Biasanya kampanye politik dimaknai sebagaiupaya untuk mempropagandakan pemberi suara yang potensial Kampanye merupakanproses penyampaian pesan yang bertujuan untuk mengubah sikap, pendapat dantingkah laku pemilih. Perubahan ini ingin dicapai melalui himbauan, ajakan, danjanji sehingga membuat warga atau kelompok masyarakat tertarik untukmenjatuhkan pilihan politiknya pada partai atau kandidat tertentu. Dalam melakukan kampanye setidaknya harus memperhatikan empat hal yakni:

1. Tindakan kampanye yang ditujukan untuk menciptakan efek atau dampak tertentu,

2. Jumlah khalayaksasaran yang besar,

3. Biasanyadipusatkan dalam kurun waktu tertentu, dan

Advertisement

4. Melaluiserangkaian tindakan komunikasi yang terorganisasi.

Agar bisa terpilih penting untuk mengetahui karakteristik calon pemilih dalam mengambil keputusan.Setidaknya ada tiga faktor yang melatarbelakangi pemilih menentukan pilihan.Pertama, faktor individual yakni pilihan untuk memilih dipengaruhi oleh hal-halyang ada dalam diri pemilih seperti keperluan, persepsi pada karakteristikfigur yang akan dipilih, dan karakteristik kepribadian individu. Kedua, faktorlingkungan yang artinya lingkungan dimana calon pemilih berinteraksi sosialmenjadi sangat penting. ketiga, stimuli-stimuli pemasaran seperti iklankampanye dan sejenisnya.

[5] Contoh kampanye politik bisa kita lihatdari apa yang dilakukan oleh Joko Widodo dan Prabowo Subianto dalammemperbutkan simpati kaum muda/milenial dan masyarakat islam sebagai mayoritas.Untuk menggaet kaum milenial dalam beberapa kesempatan Jokowi melakukankegiatan yang merepresentasikan kegemaran anak muda seperti ikut nonton konserMetalica, memakai stuntman di Asian Games, berpenampilan casual, dan melakukankomunikasi intrapersonal yang low profile dan yang terbaru menarik erick Thohirsebagai Ketuam Tim Pemenangan dalam Pilpres 2019. Ini untuk menarik kesan bahwaJokowi memiliki kedekatan yang kuat dengan generasi milenial.

Selanjutnya guna menarik simpati muslim Jokowi sering bersafari politik ke berbagai macam Pondok Pesantren danpuncaknya memilih KH. Maa’ruf Amin sebagai Cawapresnya di 2019. Prabowo punmelakukan hal serupa untuk menarik simpati kaum milenial maka dia memilihSandiaga Uno sebagai Cawapresnya. Sedangkan untuk masa islam Prabowo dekatdengan anarsir gerakan islam 212 dan rutin melakukan safari politik ke berbagaimacam pondok pesantren dan beberapa Organisasi Masyarakat Keagamaan. Dari apayang dilakukan Jokowi dan Prabowo dapat kita simpulkan bahwa pertama yang harusdilakukan untuk menarik simpati calon pemilih adalah dengan mengetahuikarakteristik personal/kelompok. Dengan itu kampanye politik yang dilakukanlebih terarah dan efektif. Cara itu juga bisa dilakukan oleh para calon anggotalegislatif yang notabene ditengah generasi milenial seperti ini diperlukanmereka dituntut untuk lebih peka dalam memahami karakteristik masyarakat.

Advertisement

Laman: 1 2 3 4

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas