Kota Malang
Komunikasi Politik, Salah Satu Kunci Sukses Pemenangan

1. Public Speaking
Public speaking dalam dunia politik sangat diperlukan agar komunikasipolitik yang dilakukan calon anggota legislatif bisa efektif dalam menariksimpati masyarakat. Public speaking adalah aktivitasberbicara pada sekelompok orang dalam tata cara yang terstruktur dan disengaja,yang dimaksudkan untuk menginformasikan, mempengaruhi, atau menghiburpendengar/audiens. Tujuan public speaking berguna untuk mentransfer informasi, kemudian memotivasiorang untuk bertindak, atau untuk menyampaikan sebuah cerita dan dalam jangkapanjang menghasilkan simpati . Seorang public speaker yang hebat tidakhanya dituntut untuk menginformasikan sesuatu namun juga harus mampumemotivasi, merubah dan mengarahkan pembicara sesuai yang diharapkan. [6]
a. Public Speaking dan Panggung Politik
“In order toconvince people, in order to move people,you have to believe in what you’resaying”.Padakenyataannya, menurut bukti dan dari berbagai hasil pengamatan, sebagian besarparapolitisi/anggota legislatif/calon legislatif bukanlah public speaker yanghandal, bahkan bisa dikatakanbanyak dari mereka adalah public speakeryangburuk. Banyak dari mereka yang berasumsi bahwakarena mereka adalah anggotalegsilatif atau anggota partai, dan karena mereka telah terpilih,dengansendirinya mereka kemudian adalahpublic speaker yang handal. Padahal,tentu tidak.
Public Speaking adalah aspek vitaldalam pekerjaan seorang politisi, yang menuntut proses belajaryang terusmenerus dan menuntut perhatian yang konstan. Namun kenyataannya, sempitnyawaktu dan kurangnya kesempatan untuk belajar yang dimiliki oleh para politisimembuat mereka sulit untuk bisa memiliki waktu yang cukup untuk belajar danmengambangkan kemampuan publicspeakingmereka dengan baik. Padahal, jikaAnda seorang politisi, dimanapun posisi Anda, jika Anda bukan seorangpublicspeaker yang handal, dan Anda tidak mampu menyampaikan pesan Anda denganbaik, maka Anda dalam masalah. Dan menyampaikan pesan dengan baik dan benar,adalah salah satu inti dari public speaking.
Memang, tidaksemua pidato politik secara alami bersifat politis, akan tetapi sebagian besar,sampaitaraf tertentu, dimaksudkan untuk mempengaruhi opini. Mungkin Anda tidakakan pernah memiliki kharisma seperti yang dimiliki para politisi terkenal,namun akan selalu ada cara untuk bisa menjadi lebih percaya diri dan menjadilebih ‘hangat’, untuk bisa ‘membawa’ pengikut/audiens Anda bersama Anda.
b. Public Speaking dan Kemampuan Komunikasi
Politikus, anggotalegsilatif, atau calon anggota legislatif, harus mumpuni dalam banyak hal jikamenginginkan untuk bisa menjadi sosok dengan sepak terjang yang efektif. Makahal utama yang harus dikuasai ialah kemampuan untuk berkomunikasi. Dalampanggung politik, menjadi terpilih dan membuat sebuah kontribusi yangbermanfaat bagi kehidupan publik, dalam konteks global, adalah selalu tentanginteraksi dengan orang lain. Anda tidak akan berhasil, jika Anda tidak dapatmembuat diri Anda memahami, jika Anda tidak tahu bagaimana caranya untukmemperhatikan apa yang dipikirkan orang lain, dan jika Anda tidak ambil pusingterhadap dialog-dialog yang terjadi di sekeliling Anda.
Salah satu bentukkomunikasi ialah dengan memahami bahasa pergaulan yang baik dan benar. Dalamkonteks ini menguasai teknik berbahasa indonesia dan bahasa lokal menjadisangat vital. Bahasa Indonesia jelas merupakan bahasa komunikasi formal danjuga informal yang akan digunakan calonanggota legislatif ketika inginberkomunikasi/kampanye dengan calon pemilih. Komunikasi ini bentuknya selainlisan lewat pidato dan berbicara misalnya juga dalam bentuk tulisan. Bahasalokal juga menjadi penting untuk menyasar kelas pemilih yang tidak mengertibahasa indonesia secara baik juga sebagai upaya menunjukan kemampuan dirisebagai calon anggota legislatif yang memahami dan melestarikan lokal. Seorangpolitisi dan calon anggota legislatif yang tentunya akan sering bersentuhanlangsung dengan masyarakat dituntut betul-betul memahami bahasa yang digunakanagar efisien dan efektif dalam rangka menarik simpati masyarakat.
Ada dua kunci utama seorang pembicara/public speaker yang baik. Pertama, ketrampilan yanglayak. Kedua, kepercayaan diri yang didapat dari pengetahuannya akan apa yang disampaikannya, dan merasanyaman dengan kemampuan komunikasi yang dimilikinya. Public Speaker yang baikdibentuk melalui proses yang tidak tiba-tiba. Ada proses belajar yang harusdilalui. Sebab itu peningkatan pengetahuan dan berlatih terus menerus harus terus dilakukan. Pelatihan ini akan membantu para peserta pelatihan untuk mampuberkembang menjadi public speaker seperti yang diharapkan. Dalam PelatihanPublic Speaking ini peserta akan belajar tentang ketrampilan,teknik-teknik yang dibutuhkan, dan bagaimana peserta bisa meningkatkankeyakinan dan kepercayaan diri yang dimiliki untuk menjadi seorang public speakeryang handal, khususnya dalam panggung politik.
















