Hukum & Kriminal
Korban Terseret Arus Sungai Bondoyudo Lumajang Ditemukan 5 Kilometer dari Lokasi Pertama

Memontum Lumajang – Usaha pencarian terhadap korban terseret arus Sungai Bondoyudo di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, yakni MF (16), santri putra Pondok Pesantren Bustanul Ulum Lumajang, akhirnya membuahkan hasil, Jumat (03/03/2023) tadi. Jenazah korban, berhasil ditemukan sejauh 5 kilometer dari titik awal, korban dilaporkan.
Dengan ditemukannya jenazah korban, maka usaha pencarian Tim SAR gabungan, di hari ketiga pun akan dihentikan. Jenazah korban, selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR untuk selanjutnya dibawa ke Pondok Pesantren Bustanul Ulum.
“Jenazah korban ditemukan pukul 12.30. Yakni pada koordinat 08°10’24.321″S 113°17’05.046″E sejauh 5 km dari lokasi kejadian” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), M Hariyadi, dalam operasi pencarian ini.
Baca juga :
- Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027
- Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon
- Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional
- Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian
- Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan
Sebelumnya, atau pada Rabu (01/03/2023) lalu, korban bersama empat temannya yang lain, tengah mencuci karpet kamar asrama pondok di Sungai Bondoyudo. “Menurut laporan yang kami terima, korban menggunakan kayu sebagai pelampung saat mereka mandi atau usai mencuci karpet,” tambah Hariyadi.
Mendapatkan laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya menggerakkan 1 tim rescue Pos SAR Jember, untuk menuju lokasi melakukan operasi pencarian dengan membawa peralatan water rescue, juga alat pencarian sonar, Aqua Eye. Tidak hanya 1 tim rescue Pos SAR Jember, upaya pencarian juga dilakukan oleh unsur SAR gabungan antara lain BPBD Lumajang, Polsek Jatiroto, Koramil Jatiroto, Biting Rescue, Lumajang Rescue, Siluman Rescue, Baret Rescue, Pengurus Ponpes Bustanul Ulum, FAJI Lumajang, dan juga masyarakat sekitar. (hms/sar/gie)















