Pemerintahan
Langgar Larangan Mudik, Siap-siap Diisolasi dan Didatangi Petugas Puskesmas

Memontum Kota Malang – Apel Kesiapan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H digelar di Halaman Balai Kota, Senin (26/04) pagi.
Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa ini dalam rangka mendukung himbauan Pemerintah Pusat untuk tidak mudik saat lebaran.
Baca juga:
- Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar
- Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum
- Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya
“Kita semua saat ini masih dalam upaya pengendalian Covid-19. Karena penambahan kasus (Covid-19), juga masih fluktuatif di Indonesia,” kata Wali Kota.
Bahkan disampaikan Sutiaji, ditengarai ada mutasi virus baru. “Kemarin dirilis oleh Pemerintah Pusat, bahwa mutasi virus dari Wuhan sudah tidak terdeteksi. Justru dari Eropa dan ditengarai dari India juga akan masuk ke Indonesia. Maka kita patut terus menerus waspada,” tambahnya.
Nantinya, tambah Sutiaji, jika ada pemudik yang lolos meski sudah ada penyekatan, pihaknya akan mengandalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.
“Kami tetap penguatan di PPKM mikro, meskipun sudah ada penyekatan. Karena ketika di lingkungan Rt dan Rw ada orang baru datang, masyarakat sekitar atau tetangganya bisa langsung laporan,” bebernya.
Sehingga jika hal tersebut terjadi, ujarnya, pemudik yang nekad tersebut harus menjalani isolasi di lokasi yang sudah disediakan di tiap lingkungan. Tak hanya itu, tim puskesmas juga akan bergerak untuk testing setiap pemudik yang masuk.
“Untuk itu, saya mohon supaya tidak merepotkan masyarakat yang ada di wilayah masing-masing. Mohon untuk menahan diri agar tidak mudik,” ujar Sutiaji.
Lebih lanjut untuk penyekatan di jalur tikus, diakui pemilik kursi N1 itu, pihaknya masih akan melakukan rapat.
“Besok kita rapat secara teknis dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),” paparnya. (hms/mus/sit)
















