Kota Malang
Libur Nataru, Disporapar Kota Malang sebut Hunian Hotel Tembus 70 Persen

Memontum Kota Malang – Tingkat hunian hotel di Kota Malang menunjukkan tren positif menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mencatat keterisian kamar hotel berada di kisaran 60 hingga 70 persen pada hari biasa dan meningkat signifikan saat akhir pekan.
Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengatakan berdasarkan laporan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), lonjakan hunian terutama terjadi pada hotel-hotel yang berada di pusat kota. “Kalau di luar weekend rata-rata 60 sampai 70 persen. Kalau sudah weekend, bisa overload, terutama hotel-hotel di tengah kota,” kata Baihaqi, Senin (22/12/2025) tadi.
Menjelang puncak libur Nataru, tepatnya pada 25 Desember hingga pergantian tahun, sejumlah hotel dilaporkan hampir penuh. Namun, Baihaqi menegaskan tidak semua hotel mengalami kondisi full booked.
“Laporan dari PHRI memang seperti itu, mendekati penuh. Tapi tidak semua hotel 100 persen terisi, kemungkinan banyak yang di tengah kota. Nanti tetap kami konfirmasi lagi,” ucapnya.
Baca juga :
Selain hunian hotel, Disporapar Kota Malang juga memprediksi adanya lonjakan kunjungan wisata selama libur panjang akhir tahun. Destinasi wisata yang paling ramai masih didominasi Kawasan Kayutangan Heritage, disusul kampung-kampung tematik seperti Kampung Warna-Warni.
“Kalau lonjakan, saya pastikan ada. Karena ini libur panjang, biasanya di akhir tahun memang terjadi peningkatan,” ujarnya.
Meski begitu, Baihaqi menyebut lonjakan kunjungan wisata tahun ini diperkirakan tidak terlalu signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pihaknya menargetkan capaian kunjungan wisata di angka 3,3 juta orang pada 2025 dan optimis target tersebut dapat tercapai.
“Lonjakannya tidak sampai 35 atau 40 persen. Target kami 3,3 juta, insyaallah bisa tercapai,” imbuh Baihaqi. (rsy/sit)










