Connect with us

Politik

Lima Bulan Berlalu, Badan Kehormatan Akan Selidiki Kasus Dugaan Video Mesum Mirip Anggota DPRD Sumenep

Diterbitkan

||

Lima Bulan Berlalu, Badan Kehormatan Akan Selidiki Kasus Dugaan Video Mesum Mirip Anggota DPRD Sumenep

Memontum Sumenep – Penanganan kasus dugaan video mesum mirip anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, belum ada titik terang. Meski sudah sekitar 5 bulan berlalu, namun kasus ini ternyata masih di meja Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep dan masih dalam tahap penyelidikan.

Ketua BK DPRD Sumenep, Sami’odin, mengatakan bahwa karena ini berkaitan dengan nama baik institusi wakil rakyat, pihaknya mengaku harus lebih hati-hati di dalam melakukan penyelidikan. Saat ini, BK sedang mengumpulkan sejumlah alat bukti dan pemanggilan terhadap beberapa saksi sebelum mengambil sebuah keputusan.

“Masih proses penyelidikan. Kita harus hati-hati, karena ini menyangkut aib seseorang. Pastinya, BK berusaha bagaimana hal ini jelas,” ujar Sami’odin melalui saluran telponnya, Kamis (24/02/2022).

Baca juga :

Sami’odin juga menyampaikan, bahwa di dalam melakukan penyelidikan, pihaknya berpegang teguh terhadap prosedur perundang-undangan yang berlaku. Pihaknya juga berjanji akan terus berupaya agar polemik pada kasus ini segera terselesaikan.

“Intinya, pasti akan terus berproses. Kita harus perlu hati-hati. Apalagi di era yang sekarang ini, ya macam-macam lah,” ujarnya.

Pihaknya juga memastikan, apabila polemik tersebut terbukti, tentu merupakan pelanggaran etik. BK tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi terhadap yang bersangkutan sesuai kewenangan BK. “Soal pemberhentian, BK tidak punya wewenang. Yang berhak melakukan pemberhentian itu adalah partai,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sempat viral bahwa, aktor pemeran video mesum diduga mirip salah satu wakil rakyat di Kabupaten Sumenep. Hal itu sontak membuat publik geger. (dan/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.