Kediri

Maksimalkan Stadion Gelora Daha Jayati, Mas Dhito Gandeng Aliansi Suporter Persik dan Persedikab

Diterbitkan

-

Memontum Kediri – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menggandeng Aliansi Suporter Persik dan Manajemen Persedikab, dalam menyempurnakan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati. Itu karena, proses pembangunan stadion sendiri bakal rampung atau telah mencapai sekitar 84 persen.

Sebagaimana diketahui, stadion yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ditargetkan rampung akhir tahun 2023, untuk tahap satu. “Pihak pelaksana masih optimis selesai tepat waktu. Kalaupun nanti tidak selesai sesuai deadline, maka kita akan bicara,” kata Mas Dhito, Rabu (06/12/2023) tadi.

Sejauh ini pihaknya intens memberikan perhatian terhadap infrastruktur di bidang olah raga. Dengan kehadiran stadion yang mengusung konsep sport, business and entertainment, itu diharapkan mampu menjadi episentrum baru di barat sungai Kabupaten Kediri.

“Jangan sampai terjebak hanya untuk sepak bola. Karena tidak menutup kemungkinan juga untuk menyelenggarakan event, tanpa merusak rumput,” kata Mas Dhito.

Advertisement

Baca juga :

Seperti diketahui, kunjungan bersama elemen suporter dan manajemen, itu tak lepas untuk memastikan pembangunan stadion sesuai dengan kebutuhan. Terlebih, masih ada beberapa kekurangan yang harus dibenahi. Diantaranya, besaran ruang ganti pemain, tangga turun ke lapangan hingga akses jalan menuju stadion.

“Tadi juga sudah ada masukan dari temen-temen karena mereka tahu kebiasaannya seperti apa,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Suporter Persik, Bagoest Hoetomo, mengatakan ajakan tersebut sebagai wujud keterbukaan bupati dalam menerima masukan terkait bangunan stadion. “Berarti Mas Bup juga ingin mendengarkan semuanya,” tuturnya.

Advertisement

Dengan sinergisitas yang tercipta itu, diharapkan dapat mendorong prestasi keolahragaan di Kediri, terutama Persik dan Persedikab. Bagoest pun meminta seluruh penggemar sepak bola Kediri untuk saling menjaga stadion baru itu. Apalagi penonton nantinya disuguhkan dengan adanya single seat.

“Mungkin nanti perlu diadakan edukasi untuk saling merawat. Jangan sampai ada kejadian naik di atas kursi,” harapnya. (kom/pan/sit)

Advertisement
Lewat ke baris perkakas