Hukum & Kriminal
Oleng Tanpa Sebab, Pengendara Roda Tiga berikut Motor Terjun Bebas ke Jurang Sungai Sumberkolak Situbondo

Memontum Situbondo – Nasib nahas menimpa seorang pemuda bernama Restu Bachtiar Samsudin (24) warga Dusun Dam Bantungan, RT01 RW01, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan. Motor roda tiga merk Viar yang dirinya tumpangi, tiba-tiba oleng sehingga terjatuh ke jurang Sungai Sampean, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo,
Rabu (19/01/2022).
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00. “Saat itu, korban yang mengendarai motor roda tiga, tengah melintas di tepi Sungai Sampean. Secara tiba-tiba, motor itu langsung oleng ke arah kanan. Akibatnya, karena di sisi kanan adalah sungai, membuat korban terjatuh ke jurang dan ditemukan tersangkut di bibir sungai,” ujarnya.
Lebih lanjut Puriyono mengungkapkan, beruntung korban tidak mengalami cidera serius. Sehingga, dengan spontan korban langsung berteriak minta tolong.
Baca juga
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
“Warga setempat yang mendengar teriakkan tersebut, langsung berbondong-bondong menolong korban di dasar sungai,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Puriyono menyampaikan, pihaknya yang menerima informasi tersebut, pun langsung menuju lokasi kejadian. “Personel gabungan yang terdiri dari Pusdalops BPBD Situbondo, TNI dan Polri, Tagana dan Pramuka dibantu oleh warga, akhirnya bisa mengevaluasi korban dan kendaraannya,” terangnya.
Puriyono melanjutkan, akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka-luka dibeberapa bagian tubuhnya. “Saat ini dia sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Abdoer Rahem, Situbondo,” imbuhnya. (her/sit)
















