Kabupaten Malang

Pamit Beli Jajan, Kejar Kucing, Balita Masuk Sumur

Diterbitkan

-

EVAKUASI : proses evakuasi warga, Tagana dan PMI Kabupaten Malang. (ist)

Memontum Malang — Musibah menimpa bayi di bawah usia 5 tahun (balita), Jumat (16/2/2018) siang, saat mengejar kucing di sekitar sumur daerah Dusun Ketintang, Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Informasi dari Tagana Kabupaten Malang, Ali Usman menyebutkan, pukul 11.30, pihaknya menerima kabar musibah terceburnya seorang anak di sumur warga.

“Kedalaman sekitar 10 meter. Informasi di lapangan, korban mengejar atau bermain dengan kucing dekat sumur, ” cerita Ali Usman, Jumat sore.

Dicek ke lokasi, benar saja informasi itu. Musibah menimpa Muhammad Bagus Tri Setiawan, berusia 4 tahun, tercatat sebagai warga Desa Ronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.

Advertisement

Korban adalah putera dari pasangan suami istri, Abdul Suyono (53) dan Juartini (41). Kedua orangtua korban ini ketika kejadian, silaturahmi ke rumah warga bernama Sanaji di Ketintang Poncokusumo. Informasi lain, Suyono mengantarkan pijat.

Di dekat rumah itu, ada sebuah sumur tua yang lama tidak terpakai. Bibir sumur telah ditutup papan kayu. Informasi didapat Memontum.com, ada seorang saksi yang pertamakali mengetahui kejadian. Yakni Siti (43) warga setempat.

Sejak tersiar informasi musibah tersebut, anggota Polsek Poncokusumo, PMI Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Malang dan Tagana Kabupaten Malang serta anggota Koramil Poncokusumo mendatangi lokasi kejadian.

Sejumlah pihak saling bahu gotong royong berusaha mengevakuasi korban dari dalam sumur. Baru sekitar pukul 14.20, korban berhasil diangkat ke atas. Sayangnya, nyawa sang bocah tak terselamatkan.

Advertisement

Menurut keterangan Mudji Utomo, anggota PMI Kabupaten Malang, informasi anggotanya di lokasi, bahwa korban sebelumnya telah berpamitan kepada orangtuanya untuk membeli makanan ringan.

Siang itu, bocah 4 tahun pamit beli makanam dan tidak kunjung kembali. Barulah kekuatiran muncul di benak orangtua karena melihat papan penutup sumur kondisi rusak.

“Bersama-sama rekan lainnya kami mengevakuasi korban, butuh waktu 15 menitan, kejadian diketahui setelah terlihat papan kayu penutup sumur kondisi rusak, ” ungkap Mudji Utomo kepada Memontum.com. (sos)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas