Kota Malang

Paripurna DPRD, Pemkot Malang Fokus Tuntaskan Masalah Pasar Blimbing dan Pasar Induk Gadang

Diterbitkan

-

PARIPURNA: Ketua DPRD Kota Malang bersama Wakil Ketua serta Wali Kota Malang, dalam rangkaian rapat paripurna. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmenya untuk menyelesaikan persoalan Pasar Blimbing dan Pasar Induk Gadang (PIG) pada tahun 2025. Hal itu disampaikannya, seusai rapat paripurna menerima laporan dan catatan evaluasi dari Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Malang terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024, Rabu (16/04/2025) tadi.

Wali Kota Wahyu mengatakan, bahwa permasalahan kedua pasar tradisional tersebut telah terjadi bertahun-tahun dan menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar bagi Pemerintah Kota Malang. “Dari catatan itu, akan kami tindaklanjuti dan menjadi bahan evaluasi juga untuk tahun ini. Ini pertanggungjawaban yang harus kami tindaklanjuti,” kata Wali Kota Wahyu.

Ditambahkannya, bahwa selama dirinya menjabat sebagai Pj Wali Kota pada tahun 2023-2024, penyelesaian dua pasar tersebut belum dapat diselesaikan secara tuntas. Namun, bersama Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin, dirinya berkomitmen menjadikan penyelesaian proyek tersebut sebagai prioritas utama tahun ini.

“Penyelesaian dua pasar, Pasar Blimbing dan Pasar Gadang ini tidak bisa serta merta. Tapi, kami sudah bertemu dengan pihak ketiga. Ada tahapannya dan kami sudah beri waktu kepada pihak ketiga untuk menyelesaikan,” tambahnya.

Advertisement

Lebih lanjut Wali Kota Wahyu menegaskan, bahwa dirinya akan mengevaluasi progres dari pihak ketiga secara berkala. Apabila tidak ada perkembangan signifikan, Pemkot Malang siap menempuh langkah alternatif untuk mempercepat penyelesaian.

Baca juga :

“Di tahun 2025 ini akan kami tagih seperti apa tindak lanjutnya. Kalau memang tidak ada, kami akan ambil suatu langkah sebagai solusi lain,” tegasnya.

Wali Kota Wahyu juga menyampaikan, bahwa penyelesaian Pasar Induk Gadang diperkirakan bisa lebih cepat dibandingkan Pasar Blimbing. Meskipun, keduanya tetap membutuhkan proses karena terikat kontrak dengan pihak ketiga.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, turut menyoroti persoalan yang dinilainya telah berlangsung lintas periode pemerintahan. Dirinya berharap, di tahun 2025 menjadi momentum penyelesaian yang konkret.

Advertisement

“Kami berharap banyak, di tahun 2025 ini ada upaya-upaya untuk bisa menjadi solusi,” ujar Mia-sapaan Ketua DPRD Kota Malang.

Tidak hanya itu, Mia juga menyampaikan bahwa pihak legislatif mendorong percepatan penyelesaian. Minimal, diharapkan persoalan utama dapat dipersempit dan menyisakan tahapan administratif semata.

“Kalau target pastinya kami maunya cepat, ya. Tahun ini kami berharap bisa terselesaikan. Paling tidak dari keseluruhan permasalahan yang ada, sudah semakin bisa dikerucutkan dan tinggal step-step yang sifatnya mungkin tinggal administrasi saja,” imbuhnya. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas