Probolinggo
Pastikan Layanan Publik Probolinggo Berjalan Optimal, Enam Tim Disebar Guna Monev Pegawai

Memontum Probolinggo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memulai hari pertama kerja dengan melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) kehadiran dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta non ASN di seluruh kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (08/04/2025) tadi. Pelaksanaan Monev ini dilakukan, sebagai upaya memastikan pelayanan publik berjalan optimal pasca libur panjang.
Untuk memaksimalkan Monev ini, sebanyak enam tim yang terdiri dari unsur staf ahli, asisten, Inspektorat, BKPSDM, Diskominfo, Bakesbangpol dan Satpol PP, dilibatkan guna melakukan monitoring. Pelaksanaan ini, tidak hanya dilakukan di OPD, tetapi juga menyasar ke kecamatan, lembaga pendidikan hingga fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.
Dalam pelaksanaan Monev, tiap tim mengecek daftar absensi sebagai indikator awal tingkat kehadiran. Hal ini menjadi penting, karena kehadiran penuh di hari pertama menunjukkan kesiapan kinerja pegawai pasca libur.
Tim monitoring menyebar ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Tim 1 dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, H Ugas Irwanto dengan sasaran Kecamatan Tongas, Lumbang, Tongas dan Wonomerto serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD.
Baca juga :
Selanjutnya, Tim 2 dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Hari Kriswanto, dengan sasaran Kecamatan Sumberasih, Bantaran, Kuripan dan Sumber serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD. Lalu, ada Tim 3 dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Juwono Prasetijo Utomo, dengan sasaran Kecamatan Dringu, Leces, Tegalsiwalan dan Banyuanyar serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD.
Kemudian, Tim 4 dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum, Tutug Edi Utomo dengan sasaran Kecamatan Gending, Maron, Tiris dan Krucil serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD. Tim 5 dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Hary Tjahjono dengan sasaran Kecamatan Pajarakan, Gading, Krejengan dan Besuk serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD. Serta, Tim 6 dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dengan sasaran Kecamatan Pakuniran, Kotaanyar, Paiton, Kraksaan serta lembaga pendidikan, Puskesmas, RSUD Waluyo Jati dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Dari Monev itu, tidak ditemukan kendala berarti dalam kehadiran ASN maupun non ASN. Sebagian besar pegawai, hadir tepat waktu dan langsung menjalankan aktivitas kerja seperti biasa. Pemerintah daerah mengapresiasi hal tersebut, sebagai bentuk kepatuhan terhadap etika birokrasi dan dedikasi terhadap tugas.
Sekda Ugas menerangkan bahwa kegiatan Monev ini menjadi langkah penting dalam menumbuhkan kembali ritme kerja setelah libur Lebaran. “Kami ingin memastikan ASN dan non ASN kembali menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Disiplin merupakan bentuk nyata komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Sekda.
Dirinya juga menegaskan, disiplin kerja tidak hanya penting untuk internal pemerintahan, tetapi juga menjadi refleksi kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir dan serius dalam memberikan pelayanan pasca libur Lebaran 1446 Hijriyah. “Disiplin salah satu bentuk tanggungjawab ASN dan non ASN dalam melayani masyarakat. Maka harapannya, dengan disiplin ada ketepatan waktu, kepatuhan pada aturan dan optimalisasi kinerja,” paparnya. (kom/pro/sit)














