Kota Batu
Pedagang Pasar Kota Batu di Penampungan Keluhkan Kebocoran Atap dan Saluran Drainase

Memontum Kota Batu – Beberapa bangunan di pasar penampungan Kota Batu, mengalami kebocoran setiap kali terjadi hujan. Akibat realita itu, aktivitas jual beli pedagang pun menjadi keluhan tersendiri pedagang.
Sebagaimana yang disampaikan Pedagang Baju Vikky Ilham, Rabu (16/02/2022). Dirinya mengaku, bahwa aktivitas berjualannya terganggu saat hujan turun. Itu karena, ada kendala saluran air yang tidak memadai sehingga bocor.
“Selain tidak adanya talang untuk pembuangan air, saluran atau drainasenya pun langsung di depan toko atau di jalan,” ujarnya.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Vikky menambahkan, bukan hanya air hujan saja yang menjadi kendala sekarang. Akan tetapi, ranting dan dedaunan yang menumpuk, juga mengakibatkan talang airnya menjadi tersumbat.
“Tersumbatnya talang air dikarenakan dedaunan dan ranting pohon, yang jatuh dan menutup saluran talang air,” ungkapnya.
Vikky juga menyampaikan, untuk sekarang sebagian talang air yang di pasang adalah hasil dari upaya para pedagang sendiri. “Harapan dari seluruh pedagang, agar pemerintah setempat secepatnya membenahi segala kekurangan di pasar ini. Khususnya, di buatkan tempat untuk mengaliri air hujan agar tidak terjadi lagi genangan air saat hujan,” ujarnya. (bir/mg1/sit)
















