Sidoarjo
Pemeliharaan Jalan Kemuning – Banjarwungu Asal-Asalan, Aspal Hotmix Tak Merata

Memontum Sidoarjo – Kucuran anggaran daerah untuk perbaikan jalan yang rusak dari tahu ke tahun terus meningkat. Sayangnya relaisasi perbaikan tak sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan. Akibatnya usai dilakukan perbaikan, jalan kembali rusak parah.
Seperti pemeliharaan jalan Kandangan – Kepadangan Kecamatan Tulangan di akhir tahun 2018. Kini bagian yang diperbaiki mengalami penurunan dan belum dilakukan pembenahan kembali. Padahal kini sudah bulan ke 9 tahun 2019 , yang artinya masa tanggung jawab pemeliharaan kurang beberapa bulan jatuh tempo.
Dimungkinkan kontraktor pelaksana dalam hal ini CV. Sigma Perkasa sengaja melimpahkan pekerjaan pemeliharaan kepada Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo dengan tidak mengambil dana resetensi. Penurunan itu diduga karena cara pengerjaannya yang kurang baik atau bahkan kualitas material tidak sesuai ketentuan, dan juga lemahnya pengawasan dalam hal ini CV. Riptaloka Konsultan.
Kini kejadian yang sama terjadi pada pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Desa Kemuning – Desa Banjarwungu Kecamatan Tarik. Pemeliharaan jalan itu dilakukan dengan menggunakan hotmix yang dilapiskan pada bagian badan jalan yang mengalami kerusakan.
Namun sangat disayangkan pada proses pemberian perekat sebelum dilapisi , yakni pemberian perekat dengan aspal curah dilakukan dengan asal asalan. Aspal curah yang semestinya dispraikan dengan merata pada bagian yang akan dilapisi hotmix hanya dituangkan dengan menggunakan timba cor yang dilubangi bagian bawahnya, sehingga hasilnya jauh dari merata.
Dari minimnya perekat yang berupa aspal curah itu dikawatirkan daya rekat hotmix dengan jalan aspal sebelumnya tidak maksimal, sehingga akan mudah terjadi sleding bila dilewati kendaraan bermuatan berat.
Mulyadi, warga setempat berharap perbaikan jalan ini terlaksana sesuai ketentuan sehingga hasilnya baik. Namun kalau dikerjakan seperti itu kekuatan jalan tak akan bertahan lama. Hal itu semestinya menjadi pertimbangan bagi Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo Bidang Jalan dalam menunjuk rekanan pelaksana pekerjaan. Sementara di lokasipun tak terpasang papan proyek yang dapat memberi informasi kepada masyarakat terkait pekerjaan itu. (par/yan)
















