Kabupaten Malang
Pemkab Malang Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Insiden Stadion Kanjuruhan Kepanjen

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, menjamin seluruh biaya pengobatan bagi korban tragedi Stadion Kanjuruhan. Hal ini disampaikannya, saat mendampingi Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, dalam rilis di Mapolres Malang, Minggu (02/10/2022) tadi.
“Kami Pemerintah Kabupaten Malang sangat prihatin dan turut berduka, terhadap seluruh korban. Kami menyesalkan ada kejadian ini. Mudah mudahan ini yang terakhir,” tegas Bupati Sanusi.
Baca juga :
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Bupati Malang juga menegaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan pengawalan sejak dimulainya pertandingan. “Mulai awal hingga akhir pertandingan, kami sudah mengawal. Semua ambulance di Dinas Kesehatan, kita instruksikan turun semua menangani seluruh korban. Total ada sekitar 50 ambulance,” ujarnya.
Dirinya juga menginstruksikan seluruh rumah sakit, untuk merawat semua korban dengan baik. Juga meminta untuk melakukan pendataan identitas para korban. “Rawat semua. Meski tidak ada identitasnya, rawat semua. Untuk biaya, semua nanti yang nanggung Kabupaten Malang. Setiap korban yang masuk rumah sakit, harus dirawat. Saya sudah perintahkan seluruh kepala rumah sakit untuk melakukan perawatan,” bebernya. (sur/gie)










