Surabaya
Pemkot dan Polrestabes Utamakan Recovery Jalan Gubeng

Ngabalin Tinjau Amblesnya Jalan Gubeng
Melihat kejadian amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya juga menyita perhatian dari Tenaga Ahli Kedeputian IV Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. Dia turun langsung meninjau lokasi. Dengan ditemani oleh Polisi dan tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Kamis (20/12).
“Presiden memberi atensi yang luar biasa terhadap peristiwa ini. Karena itu dari Kantor KSP, saya dan teman-teman untuk langsung melihat ke lokasi ini dalam rangka menjaga ruang publik. Karena di media sosial itu terjadi seliweran fitnah,” ujarnya.
Ngabalin pun mengungkapkan, jika dirinya telah mendapatkan informasi dari BPPT terkait amblesan yang terjadi di Jalan Raya Gubeng Surabaya ini.
“Ini tanah pasir dengan ketinggian air yang cukup kuat. Analisa sementara adalah faktor Amdal yang mungkin tidak menjadi perhatian pada awal membangun ini. Itu sementara dari BPPT,” ungkapnya.
Dari hasil tinjauannya mengenai amblesnya Jalan Raya Gubeng ini, Ngabalin berjanji akan mempercetat laporannya. Terkait kejadian yang menimpa Kota Surabaya, ia akan segera melaporkan hasil kunjungan lapangannya kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Sementara itu, salah satu tim dari BPPT, Widjo Kongko mengatakan kepada rombngan, bahwa sebelumnya pihaknya sudah berkeliling di lokasi basement dan amblesnya Jalan Raya Gubeng.
“Kemarin saya sudah berkeliling di sisi dinding sebelah timur. Ada kemiringan dan tanah ambles kurang lebih 10 meter. Sedangkan air endapan ini jika proyek akan dilanjutkan harus disedot,” ujar Widjo.
Widjo juga menjelaskan dari informasi yang dihimpun oleh tim BPPT, pada saat kejadian ada suara keras yang terdengar. Suara itu berasal dari lepasnya kunci dinding yang terbuat dari baja.
“Suara itu kemarin berasal dari kunci-kunci dinding yang lepas. Hingga berbunyi pung-pung. Sedangkan permukaan air di lokasi juga dangkal,” pungkasnya. (est/ano/yan)
















