Kota Malang
Pemkot Malang Kolaborasi dengan Polresta Launching Vaksinasi HPV untuk Sasar 6.500 Anak Perempuan

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang yang berkolaborasi dengan Polresta Malang Kota, melaunching kegiatan Vaksinasi Human Papillomavirus Vaccive (HPV) untuk anak perempuan berusia 15 tahun. Kegiatan tersebut, berlangsung di SMPN 3 Kota Malang, Jumat (20/12/2024) tadi.
Asisten 3 Pemkot Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, yang mewakili Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menegaskan pentingnya imunisasi sebagai langkah preventif untuk melindungi dari penyakit mematikan, termasuk kanker serviks. “Pemberian imunisasi HPV yang terlaksana hari ini merupakan hal urgent yang harus dilakukan, mengingat kanker serviks menjadi ancaman nyata bagi kesehatan perempuan di Indonesia. Program ini juga untuk mendukung strategi global eliminasi kanker serviks yang tercapai di tahun 2030,” kata Asisten 3 Pemkot Malang.
Dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ujarnya, kanker serviks menjadi jenis kanker kedua terbanyak yang diderita perempuan muda di Indonesia. Strategi global eliminasi kanker serviks mencakup tiga pilar utama, yakni 90 persen anak perempuan usia 15 tahun mendapat imunisasi HPV, 70 persen perempuan usia 35 hingga 45 tahun menjalani skrining dan 90 persen perempuan yang didiagnosis kanker serviks mendapatkan pengobatan tepat.
Baca juga :
“Sehingga pentingnya dilakukan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung keberhasilan program ini. Kegiatan ini membuktikan bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari inisiatif Malang Kota (Makota) Peduli, yang menyasar pada anak-anak perempuan, sebagai generasi penerus bangsa. “Karena anak-anak perempuan itu nantinya akan menjadi ibu, sehingga kita lakukan vaksinasi. Tujuannya supaya benar-benar kesehatannya terjaga, tidak terkena penyakit khususnya kanker rahim, karena ini menyerangnya di perempuan,” ujar Nanang.
Kegiatan tersebut menyasar pada 6.500 perempuan berusia 15 tahun di Kota Malang, yang dilakukan secara bertahap. Khusus pada launching ada 1.009 anak perempuan yang menerima vaksinasi tersebut.
“Ini launching pertama se-Jawa Timur, sehingga nanti terus akan kita lakukan hingga dapat memenuhi target tersebut,” imbuh Nanang. (rsy/sit)










