Kota Malang

Pemkot Malang Uji Coba Penataan PKL Alun-Alun Merdeka ke Jalan Merdeka Selatan

Diterbitkan

-

PEDAGANG: Sejumlah pedagang di kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang. (ist)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana menempatkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Alun-Alun Merdeka ke kawasan Jalan Merdeka Selatan. Perencanaan itu, masih akan melalui pembahasan dan uji coba bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ).

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa relokasi itu dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan, tanpa mengganggu fungsi ruang publik dan arus lalu lintas di pusat kota. “Ini nanti kami akan uji coba di hari libur, kemungkinan setiap malam Minggu atau akhir pekan. Jam operasional sekitar pukul 18.00 WIB sampai 21.00 WIB atau 22.00 WIB,” ujar Wali Kota Wahyu, Senin (16/02/2026) tadi.

Dirinya juga menegaskan, setelah waktu berjualan berakhir, area tersebut harus kembali bersih seperti semula. “PKL juga harus mendapatkan dampak positif dari keberadaan alun-alun, tetapi setelah itu harus beres semua,” katanya.

Baca juga :

Advertisement

Menurutnya, lokasi di depan Kantor Pos Malang hingga sekitar KPPN berpotensi disterilkan khusus untuk PKL, sementara kendaraan akan diarahkan melalui jalur alternatif. Arus kendaraan dari arah timur, tepatnya dari depan Pendopo Kabupaten Malang menuju Talun, rencananya tetap dapat melaju lurus.

“Sedangkan kendaraan dari arah utara yang hendak menuju kawasan yang sama bisa melalui depan Masjid Jami’ Malang sebelum berbelok ke kanan. Namun, rencana penataan ini masih menunggu rekomendasi Forum LLAJ yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, organisasi angkutan darat, hingga perwakilan masyarakat,” jelasnya.

Apabila disetujui, nantinya akan dilakukan uji coba terlebih dahulu sebelum diterapkan secara permanen. “Kalau memang nanti baik, nanti kami akan tambah harinya juga. Mungkin setiap Jumat, Sabtu, Minggu. Termasuk juga harus kami hitung multiplier effectnya seperti apa,” imbuhnya. (rsy/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas