Kota Malang
Penerapan Jalan Satu Arah Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang Tunggu Finishing Pembangunan

Memontum Kota Malang – Rencana pemberlakuan jalan satu arah di Kawasan Kayutangan Heritage atau Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, mendapat perhatian Dinas Perhubungan. Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa rencana tersebut merupakan hasil dari forum Lalin (lalu lintas). Untuk penerapan satu arah, ini masih menunggu kepastian Kawasan Kayutangan selesai dan baru diberlakukan satu arah.
“Kalau Kayutangan jadi satu arah dari Utara ke Selatan, tentu butuh arus balik dari Selatan ke Utara. Nah, karena itu arus baliknya kita buat di Jalan Bromo, yang tentunya harus membongkar median di tengah Jalan Semeru,” jelas Handi, Selasa (19/07/2022) tadi.
Pihaknya juga menjelaskan, bahwa tidak ada kendala atau masalah jika Jalan Semeru, dijadikan satu arah. Sebab, itu nantinya akan membuat jalanan di Kota Malang, semakin lancar.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Ketika Jalan Semeru dibuat satu arah, maka nanti akan lancar. Jadi, nggak ada masalah kemacetan,” ujarnya.
Dikatakan Handi, bahwa di dalam kota besar, rekayasa Lalin yang paling puncak untuk bisa teratasi yakni dibuat jalur satu arah. Untuk itu, tidak perlu menunggu kemacetan terjadi, lalu diberlakukan satu arah.
“Kota besar salah satunya seperti Madiun, hampir semua satu kota dibuat satu arah. Nggak usah menunggu macet, baru dibuat satu arah,” imbuhnya. (rsy/sit)















