Situbondo
Peternak Sapi Jalin Kemitraan dengan PT Santori

PT. Santori tidak hanya bersedia memenuhi kebutuhan sapi. Akan tetapi pangsa pasar juga terjamin. Tentang dua hal itu tertuang dalam kontrak. Kata Amir, pola kemitraan tersebut berupa penggemukan sapi dan breeding.
Untuk penggemukan, peternak menjual sapinya dalam jangka waktu sekitar enam bulan. Sedangkan breeding, petani mendapatkan sapi bunting.
“Kalau breeding, yang dijual itu anaknya,” terang Amir. Peternak hanya merawat sapi dan menyediakan kandang. Sebab, untuk kebutuhan pakan, dan lain sebagainya, dipenuhi PT Santori.
“Nanti sistem kredit dengan perbankan. Jadi, peternak itu aman dari resiko. Misalnya faktor kematian sapi yang tak terduga. Peternak hanya merawat,” tambahnya.
Dia mengatakan, dengan kemitraan itu, permasalahan klasik peternak, yaitu kesulitan pangsa pasar tidak akan terjadi lagi. Sebab, PT Santori sudah menyediakan pasar.
“Mereka juga membeli sapi dalam kilo hidup, dengan timbangan. Jadi lebih fair, petani tidak dirugikan,” pungkas Amir.
Terpisah, Wakil Bupati Situbondo, Ir.H.Yoyok Mulyadi,M.Si menilai, kemitraan tersebut akan membuat pergerakan peternakan di Situbondo lebih hidup. Karena itu, dia meminta kepada peternak untuk menangkap peluang kerja sama tersebut.
Dia menambahkan, peternak sangat dimudahkan dengan pola kemitraan. Sebab, mereka hanya akan merawat sapi. Kebutuhan perawatan disediakan PT. Santori.
“PT. Santori menyiapkan sapi, terus dikelola, dan nanti diambil lagi oleh PT. Santori,” ujarnya.
Meski sudah diberikan kemudahan, H.Yoyok meminta kepada peternak untuk mematuhi ketentuan kerja sama. Dia meminta agar tidak ada pihak yang dirugikan.
“Agar saling memberikan manfaat,” harapnya. (im)
















