Lumajang

Pj Bupati Pastikan Intervensi Terkait Kemiskinan, Stunting dan Angka Pengangguran di Lumajang

Diterbitkan

-

Memontum Lumajang – Masih didapatinya angka pengangguran, stunting dan rumah tidak layak huni di Kabupaten Lumajang, menjadi perhatian Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni. Karenanya, merespon kondisi itu akan langsung melakukan intervensi. Hal itu diungkapkannya, seusai bersilaturahmi ke Kantor DPRD Lumajang, di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Senin (02/10/2023) tadi.

“Nanti akan kita lakukan pemetaan untuk bisa segera melakukan intervensi. Mungkin, nanti akan kita bahas. Jadi istilahnya, bisa dikeroyok oleh beberapa OPD untuk bisa menyelesaikan itu semua,” terang Pj Bupati Lumajang.

Bupati Wahyuni mengatakan, bahwa hal ini sudah disampaikan kepada OPD. Karena, memang ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian, terutama dengan angka kemiskinan, stunting termasuk juga menekan laju inflasi. Hal itu pula, yang disampaikan ketika dirinya bertemu dengan Ketua DPRD segenap pimpinan beserta jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Lumajang.

“Setelah saya sampaikan semuanya, itu semua siap untuk saling mendukung. Bahkan, mulai hari ini atau seperti kenaikan harga bahan pokok terutama beras di Lumajang, itu kita juga sudah melakukan operasi pasar. Mudah-mudahan semua baik-baik saja,” ungkap Bunda Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang.

Advertisement

Baca juga:

Sementara itu, Ketua DPRD Lumajang, Eko Adis Prayoga, ketika dikonfirmasi terkait pertemuannya dengan Pj Bupati Lumajang, mengatakan jika pertemuan itu pihaknya menyamakan persepsi terkait perjalanan Lumajang kedepannya. “Kita menyamakan persepsi bagaimana perjalanan Lumajang ke depan ini, bisa berjalan dengan baik sesuai dengan Tupoksinya masing-masing,” ujar Ketua DPRD.

Ditanya apakah pada pertemuan tersebut juga ada pembahasan terkait RAPBD 2024. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menyatakan memang sempat mendiskusikan hal itu.

“Iya tadi, sempat berdiskusi soal perencanaan RAPBD 2024. Karena, beberapa waktu yang lalu sudah sempat kita lakukan pra pembahasan. Ada sedikit dinamika yang terjadi dan ini akan segera kita komunikasikan lebih lanjut, supaya bisa berjalan dengan lancar. Semangatnya sama, yaitu untuk menyelesaikan RAPBD ini tepat waktu. Harapan kita November, itu sudah kita sahkan untuk RAPBD 2024,” paparnya.(adi/sit)

Advertisement
Advertisement
Lewat ke baris perkakas