Pasuruan

Pj Bupati Pasuruan Salurkan Logistik dan Evakuasi Warga Terdampak Tanah Gerak

Diterbitkan

-

TINJAU: Pj Bupati Pasuruan saat meninjau rumah warga yang terdampak. (pemkab for memontum)

Memontum Pasuruan – Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, bersama Kepala BPBD, Sugeng Hariyadi, bergerak cepat pasca terjadinya tanah gerak yang mengakibatkan puluhan rumah rusak di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kamis (30/01/2025) tadi. Rombongan, selain meninjau juga sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Baik makanan siap saji, obat-obatan maupun perlengkapan rumah tangga yang dibutuhkan.

“Pertama kita akan cek lagi kira-kira penyebabnya apa. Apakah di bawah rumah warga itu ada sumber air atau apa. Sehingga, ini bisa berdampak kepada retakan. Nanti akan ada tim dari Pemprov Jatim, nanti ada ahlinya kira-kira ini bahaya apa tidak,” jelas Pj Bupati Pasuruan.

Terhadap warga terdampak, disampaikan bahwa sesaat setelah kejadian, puluhan warga yang rumahnya mengalami kerusakan langsung diungsikan ke SDN Cowek 2. Total ada 57 orang dari 47 Kepala Keluarga (KK) terdampak yang saat ini masih di sana.

“Kedua, ini tadi sudah dilakukan assestment berapa jumlah rumah warga yang rusak parah dan rusak ringan. Sehingga, akan diinventarisir dahulu. Mungkin kebijakan yang cepat adalah untuk sementara mengungsikan warga yang posisi rumahnya agak bahaya,” ucapnya.

Advertisement

Dijumpai di sela-sela visitasi ke rumah warga yang rumah, Pj Bupati Nurkholis berharap agar BPBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera melakukan kajian terhadap penyebab tanah gerak. Hal itu, sebagai pijakan langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan, yang selanjutnya dalam melakukan penanganan pasca bencana selanjutnya. 

“Saya harap bantuan dari Pemprov Jatim akan segera datang. Sehingga, bisa diambil langkah-langkah lanjutan,” ungkapnya.

Sementara untuk warga yang ada dalam pengungsian, lanjutanya, seluruhnya tidak perlu khawatir akan logistik. Sebab, Pemerintah Kabupaten Pasuruan sudah menyediakan bantuan kedaruratan, mulai makanan siap saji, nasi kotak, selimut, matras untuk tempat tidur dan bantuan lain.

Baca juga :

Advertisement

“Kami jamin logistik untuk warga terdampak aman. Makanan siap saji, nasi kotak, selimut, matras dan lainnya semuanya telah kami distribusikan,” tegasnya.

Pantauan di lapangan, setidaknya ada 5 hingga 6 rumah warga terdampak yang dikunjungi Pj Bupati Nurkholis. Menurutnya, seluruh rumah tersebut dalam kondisi cukup parah, sehingga tidak layak untuk dihuni.

Dirinya pun meminta warga agar segera mengemas seluruh perabotan rumah dan segera dipindah ke tempat yang lebih aman. “Dengan catatan tetap waspada, karena tadi pagi retakannya tidak terlalu besar dan sekarang kata warga semakin melebar. Selamatkan barang berharga dan perabotan rumah yang dirasa penting untuk dibawa dan dipindah ke tempat yang lebih aman,” harapnya.

Lebih lanjut Pj Bupati Nurkholis menegaskan hari ini Tim Terpadu dari Pemprov Jatim akan turun ke lokasi. Tujuannya, tidak lain untuk memastikan penyebab fenomena tanah gerak sekaligus langkah yang harus diambil setelah ada kesimpulan dari tim tersebut.

Advertisement

“Siang ini ada Tim Terpadu dar Pemprov akan asesment tentang penyebabnya apa? Bahaya atau bagaimana? Seberapa bahaya untuk ke depannya? semuanya akan kita ketahui siang sampai sore nanti,” tegasnya.

Diketahui, kejadian tanah gerak dirasakan warga sejak dua hari lalu, atau tepatnya Selasa (28/1/2025) sore. Selain tanah gerak, permukiman warga hingga akses jalan utama di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan sehingga membahayakan jika dilintasi.

Dari catatan BPBD Kabupaten Pasuruan, dilaporkan ada 47 rumah warga terdampak tanah gerak. Dari jumlah tersebut, 16 rumah diantaranya mengalami kerusakan paling parah, sisanya rusak sedang dan ringan. Sedangkan jumlah warga yang menghuni 47 rumah tersebut mencapai 176 orang. (pro/pas/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas