Connect with us

Blitar

Polres Blitar Kota Dalami Peristiwa Pria Kediri Meninggal di Dalam Mobil dengan Luka Bakar

Diterbitkan

||

Polres Blitar Kota Dalami Peristiwa Pria Kediri Meninggal di Dalam Mobil dengan Luka Bakar

Memontum Blitar – Meninggalnya Oke Setia Wibawa (43), warga Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, hingga Senin (19/09/2022) tadi, masih dalam penyelidikan Polres Blitar Kota. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pria tersebut ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang sedang melintas di jalur utama Blitar – Malang, tepatnya di Jalan Sudanco Supriyadi Kota Blitar, pada Sabtu (17/09/2022) pagi.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, mengatakan bahwa saat ini petugas Satreskrim Polres Blitar Kota, masih terus melakukan proses pencocokan bukti pendukung dengan kesesuaian analisa dan olah tempat kejadian perkara. “Dugaan awal adalah bunuh diri. Karena, ini belum bisa dibuktikan adanya tindakan pidana,” kata AKBP Argowiyono, Senin (19/09/2022) tadi.

Kendati demikian, AKBP Argowiyono, mengaku masih belum merinci terkait dugaan bunuh diri tersebut. “Nanti akan kita sampaikan setelah sudah ada kecocokan dengan bukti pendukung. Hasil pemeriksaan medis, ada sesak napas akibat asap di kendaraan dan luka bakar di tangan,” jelasnya.

Baca juga :

Dijelaskannya, bahwa korban bekerja di sebuah perusahaan di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. “Diperkirakan, korban dari Kediri berangkat kerja ke kantornya di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar,” ujar Kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, Oke Setia Wibawa (43), warga Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang sedang melintas di jalur utama Blitar – Malang. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal di balik kemudi dengan ada luka bakar. Sementara semua pintu mobil masih dalam kondisi terkunci dan terlihat asap keluar dari dalam mobil. Kejadian tersebut, pertama kali diketahui Nurianto, seorang pengatur kendaraan yang sehari-hari bekerja di dekat lokasi kejadian. (jar/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.