Connect with us

Hukum & Kriminal

Polresta Malang Kota Terus Lanjutkan Penyelidikan Terhadap Pemilik Akun Reza Fahd

Diterbitkan

||

Polresta Malang Kota Terus Lanjutkan Penyelidikan Terhadap Pemilik Akun Reza Fahd

Memontum Kota Malang – Petugas Polresta Malang Kota, terus melanjutkan penyelidikan terhadap Reza Fahd Adrian, Rabu (09/02/2021). Bahwa pemilik akun yang viral atas nama Reza Fahd Adrian telah memberikan klarifikasi, Selasa (08/02/202).

Klarifikasi itu diunggah di akun media sosial nya. Perihal perjalannya mulai dari Samarinda hingga ke Kota Malang dan disertai permohonan maaf. Tentunya tidak semudah itu, penyidik Polresta Malang Kota masih menunggu kehadiran nya untuk memberikan klarifikasi.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto SIK MSi, mengatakan bahwa telah melihat link akun instagram @luckyreza dyang berisi permintaan maaf dan klarifikasi yang bersangkutan.

Dalam  akun tersebut, terdapat salah satu unggahan Reza yang menjelaskan perjalanannya bersama keluarga mulai dari Samarinda hingga ke Kota Malang. Salah satunya poin, Reza menyebut istrinya yang sedang positif covid-19, namun masih mengunjungi beberapa destinasi di wilayah Kota Malang, Kota Batu dan sekitarnya.

Kemudian Reza juga mengunggah beberapa foto di Lai-Lai Market Malang. Dia menulis bahwa keluarganya ada yang positif covid-19 tapi masih nekat jalan-jalan. Dari situ, terlihat dia menganggap sepele sebuah virus covid-19. Unggahan itu pun viral sejak Minggu (06/02/2022) dan pihak Polresta Malang Kota telah mengirimkan surat panggilan terhadap pemilik akun tersebut.

“Intinya Polresta sudah memanggil dan diterima surat panggilan oleh yang bersangkutan. Artinya dia mau unggah (klarifikasi) sekalipun,  penyidik akan menunggu kehadiran yang bersangkutan untuk diambil keterangan,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.

Baca juga :

Panggilan dilakukan oleh jajaran Polresta Malang Kota kepada pemilik akun Reza Fahd Adrian mengenai pertanggungjawabannya terkait Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Bahwa yang ersangkutan dipanggil ada pertanggungjawaban terkait Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan. Surat panggilan sudah diterima oleh yang bersangkutan saat ini sedang mengatur jadwal untuk memenuhi panggilan penyidik,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto. Pihaknya berharap Reza patuh dan taat pada hukum yang berlaku dengan datang memberikan klarifikasi di Malang.

Adapun klarifikasi yang diunggah pada Selasa (08/02/2022) tersebut berisi permintaan maaf. “Bismillahirrahmaanirrahiim, Assalamualaikum Wr.Wb. Disini saya Reza Fahd Adrian dan keluarga memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Kota Batu dan Malang dengan viralnya postingan saya tertanggal 27 Januari 2022 dan viral tanggal 6 Februari 2022,” tulisnya dalam pernyataannya itu.

Dia menyebut kedatangannya ke Jawa awalnya untuk berobat. “Kami sekeluarga sudah antigen dan PCR dalam kondisi negatif, istri dan anak-anak berangkat lebih dulu tanggal 16 januari 2022 dan saya menyusul. Begitu saya sampai di Jakarta tanggal 19 Januari 2022 kami melanjutkan perjalanan darat untuk berobat di Yogyakarta dan keliling Jogja dan sekitarnya,” tulisnya.

Namun, pada tanggal 22 Januari 2022 ia mulai merasakan tenggorokan gatal. Meskipun demikian, dia dan keluarganya tetap melanjutkan perjalanan ke Malang dan bahkan menginap di Batu. Setelah berkeliling di Kota Batu dan Malang, pihaknya pun berencana untuk melakukan swab sebagai syarat melanjutkan perjalanan darat ke Bali. Hingga mengetahui kalau istrinya hasil swab positif.

“Saya kaget kok bisa positif mengingat gejala yang hampir tidak ada. Di sini istri saya juga korban tertular covid yang tidak tahu tertularnya kapan dan dimana. Tentu saja kecewa, tapi jujur karena waktu keluarga sukar dicari dan biaya yang cukup besar dikeluarkan dan demi membahagiakan keluarga akhirnya kami tetap melanjutkan perjalanan di Batu dan Malang,” tulisnya di postingan itu.

Dia pun berjalan -jalan kembali di Kota Batu dan Kota Malang. Setelah itu dia ke Jakarta. Kemudian, sesampainya di Jakarta, ia kembali melakukan swab antigen dan PCR pada tanggal 28 Januari 2022. Hasilnya, istri dan anak perempuannya positif Covid-19. Sementara ia dan putranya negatif. Mereka kemudian melakukan karantina mandiri di rumah mertua hingga akhirnya pulang ke Samarinda tanggal 1 Februari 2022 dengan hasil swab negatif. (gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.