SEKITAR KITA
Prihatin Jalan Provinsi Berlubang, Warga Trenggalek Swadaya Tambal Jalan

Memontum Trenggalek – Prihatin atas kondisi jalan berlubang di ruas Jalan Trenggalek-Tulungagung, sekelompok masyarakat berinisiatif melakukan gotong royong menambal jalan. Hal ini dilakukan, untuk mengantisipasi pengendara agar tidak terperosok di jalan yang berstatus Jalan Provinsi itu.
Salah satu warga, Agus, mengatakan bahwa perbaikan jalan ini dilakukan agar pengendara jauh lebih aman saat melintas. Apalagi, sebelumnya ada beberapa kecelakaan, akibat kondisi jalan yang berlubang.
“Penambalan (perbaikan) jalan berlubang ini berawal dari keprihatinan warga yang sering menjadi korban jalan rusak. Bahkan, hampir setiap hari, utamanya saat malam hari menjelang magrib, banyaknya korban yang kejeglong (terperosok, red) dan terjatuh di sekitar sini,” ucap Agus saat dikonfirmasi, Senin (13/02/2023) siang.
Baca juga:
- Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar
- Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum
- Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya
- Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat
- Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar
Saat bergotong royong menambal jalan, tambahnya, warga menggunakan peralatan sederhana. Yakni dengan paving, pasir dan semen. Melalui aksi ini, diharapkan ada perbaikan lanjutan dan akan mengurangi jumlah pengendara yang terperosok saat melintas di jalur ini.
“Saking parahnya, saat musim hujan terjadi, jalan berlubang ini dipenuhi air (menggenang). Jadi kalau pengendara tidak hati-hati, pasti akan terperosok,” imbuhnya.
Disinggung terkait anggaran yang dikumpulkan untuk memperbaiki jalan, Agus menyebut jika itu didapat dari donasi masyarakat. “Anggaran yang terkumpul untuk menambal jalan rusak ini dari dana swadaya serta donasi dari masyarakat yang peduli,” kata Agus.
Sejak Minggu (12/02/2023) kemarin, sambungnya, penambalan jalan sudah mulai dilakukan. Targetnya dari Jarakan ke arah timur (Karangsuko). “Di hari kedua ini kita mulai lagi dari Karangsuko dan seterusnya. Insyaallah, sampai ke Durenan. Kita fokus untuk sebelah jalan terlebih dahulu. Selanjutnya akan dilakukan sebaliknya,” paparnya. (mil/sit)















