Kota Malang
Progres Pembagian Seragam Gratis Masih 10 Persen, Disdikbud Kota Malang Imbau Orang Tua Tak Panik

Memontum Kota Malang – Pembagian seragam gratis bagi siswa baru di Tahun Ajaran 2025/2026 di Kota Malang, hingga akhir Juli ini masih berjalan sekitar 10 persen. Meski demikian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, mengimbau pada orang tua siswa, agar tidak panik atau tergesa-gesa dalam membeli seragam sekolah baru.
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa keterlambatan ini terjadi karena proses produksi atribut sekolah atau bet masih membutuhkan waktu. “Progres yang jelas, sekarang baru sekitar 10 persenan. Saya minta cepat, tapi ternyata pengerjaan seperti bet dan sebagainya itu agak lama,” kata Suwarjana, Rabu (30/07/2025) tadi.
Meskipun proses masih berjalan, tambahnya, seragam akan diberikan secara lengkap. Hal itu dilakukan, agar siswa tidak perlu membeli perlengkapan seragam sendiri.
Baca juga :
“Kalau sudah diberikan ya harus lengkap. Kalau tidak, nanti siswa harus nambah-nambah sendiri lagi. Itu yang tidak kami inginkan,” tambahnya.
Meski demikian, Suwarjana memastikan bahwa seragam gratis akan dibagikan secara bertahap. Dengan target, paling lambat pada pertengahan Agustus 2025. “Akhir Juli ini jelas tidak mungkin selesai. Tapi mudah-mudahan, di pertengahan Agustus bisa maksimal,” ucapnya.
Di akhir, Suwarjana menyampaikan bahwa selama seragam belum dibagikan, siswa tetap diperbolehkan mengenakan pakaian yang sudah dimiliki sebelumnya. “Tidak harus langsung memakai seragam SD merah putih dan pramuka, atau SMP biru putih dan pramuka. Kalau belum punya, boleh pakai seragam sebelumnya atau pakaian bebas yang penting rapi,” imbuh Suwarjana. (rsy/sit)










