Kabupaten Malang
Rest Area Gubug Klakah Segera Dipercantik

Memontum Malang – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menambah sebuah fasilitas baru berupa open stage di rest area Desa Gubug Klakah Kecamatan Poncokusumo.
Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara mengatakan, stage tersebut memang disiapkan untuk semakin memanjakan wisatawan yang akan berkunjung ke Gunung Bromo dan sekitarnya.
“Itu kan untuk mendukung Kabupaten Malang menjadi 10 destinasi unggulan,” ujar Made, Rabu (26/12/2018)siang kepada Memontum.com.
Dijelaskan Made, stage tersebut akan digunakan untuk menampilkan peragaan kesenian. Itu untuk menghibur wisatawan yang sedang beristirahat atau sekedar transit di rest area Desa Gubug Klakah.
“Kita open stage, nantinya untuk penampilan tari atau kesenian lain. Agar wisatawan yang disana semakin betah dan terhibur. Desa Gubug Klakah kan sebagai salah satu jalur yang dilalui wisatawan untuk menuju Gunung Bromo, Gunung Semeru dan beberapa spot wisata lain di wilayah TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” jelas Made.
Dikatakan Made, pihaknya berharap di tahun 2019 nanti, Rest Area di Desa Gubug Klakah tersebut bisa berfungsi dengan optimal. Dimana sebelum dibangunnya open stage, juga telah dibangun beberapa fasilitas penunjang seperti gazebo dan beberapa kios yang bisa digunakan warga setempat untuk berjualan. Made menyebut, saat ini pembangunan rest area tersebut masih sekitar 75 %.
“Ya saat ini masih sekitar 75 % tapi kan sudah bisa difungsikan, meskipun masih belum optimal. Harapannya nanti di tahun 2019, rest area dengan segala fasilitas pendukung yang ada bisa berfungsi optimal. Untuk stagenya nanti bisa kami adakan event setiap minggu, entah menampilkan kesenian, atau penampilan musik. Harapannya nanti bisa rutin,” tambah Made.
Menurutnya,masuknya BTS sebagai 10 destinasi pariwisata nasional adalah peluang besar. Hal ini didasarkan pada angka kunjungan wisatawan ke BTS yang terbilang besat jumlahnya. Tercatat, akhir tahun 2017 lalu BTS dikunjungi sebanyak 573.948 orang. Rinciannya, wisatawan mancanegara sebanyak 22.602 orang dan wisatawan Nusantara sebanyak 551.346 orang.
“Selain open stage serta beberapa fasilitas pendukung lainnya, penataan parkir juga kami perhatikan. Intinya kami percantik dan perlengkap rest area sebagai pendukung wisata Bromo Tengger Semeru, hingga wisatawan merasa lebih nyaman,” pungkasnya. (sur/oso)










