Blitar
RPH Dimoro Kota Blitar Potong 90 Ekor Sapi

Memontum Blitar – Pada Hari Raya Idul Adha 2022 ini, Rumah Potong Hewan (RPH) Dimoro-Kota Blitar, memotong sebanyak 90 ekor sapi kurban milik warga Kota Blitar. Cukup banyaknya hewan kurban, pun mendapat apresiasi positif.
Wali Kota Blitar, Santoso, mengatakan bahwa saat ini di RPH Dimoro sudah dilengkapi peralatan canggih dan tenaga yang berkompeten. Sehingga, kualitas daging kurban lebih terjaga.
“Saat ini sedang ada wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Untuk itu, hewan kurban harus benar-benar dicek kesehatannya sebelum dipotong,” kata Wali Kota Santoso, Minggu (10/07/2022) tadi.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Lebih lanjut Wali Kota Santoso menyampaikan, ke 90 hewan kurban yang dipotong di RPH Pasar Hewan Dimoro tersebut, dipotong dalam waktu 3 hari. Karena seharinya, petugas bisa memotong maksimal 30 ekor sapi.
“Ini petugasnya terlatih. Sehingga, kualitas dagingnya akan lebih bagus,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, selama tiga hari ke depan, Pemkot Blitar menerjunkan petugas dan para dokter hewan untuk berkeliling memantau pemotongan hewan kurban dan memeriksa kondisi kesehatan hewan ternak, yang akan dijadikan kurban di masjid-masjid dan musala. “Menindaklanjuti anjuran dari pemerintah, karena saat ini sedang ada wabah Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK), maka proses penyembelihan juga berkolaborasi dengan RPH,” terangnya.
Selain penyembelihan gratis di RPH, Pemkot juga menyebar dokter hewan untuk memeriksa hewan yang akan disembelih di masing-masing masjid dan musala. (jar/sit)
















