SEKITAR KITA
RSUD Besuki Gelar Gebrak Bersinar Jilid III untuk Warga Situbondo

Memontum Situbondo – RSUD Besuki-Situbondo kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial layanan operasi mata katarak gratis. Program ini, merupakan program Gerakan Situbondo Bebas Katarak (Gebrak Bersinar) Jilid III.
Direktur RSUD Besuki, dr Imam Hariyono, menjelaskan bahwa layanan operasi mata katarak gratis rutin ini dilaksanakan setiap sebulan sekali di RSUD Besuki. Dengan tujuan, untuk menurunkan angka kasus katarak di tengah masyarakat Kabupaten Situbondo.
Bagi masyarakat yang mempunyai keluhan mata dan ingin mendapatkan layanan program Gebrak Bersinar, terang Direktur RSUD Besuki, persyaratannya cukup mudah. Yakni, salah satunya menunjukkan e-KTP.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Dari situ, tambahnya, kemudian pasien menjalani tahap awal berupa screening dan dilanjutkan pelaksanaan operasi mata katarak, yang ditangani langsung secara profesional oleh dokter spesialis dari Klinik Mata Tritya Surabaya. Termasuk, juga dibantu dengan tenaga perawat RSUD Besuki.
“Hari ini, tercatat ada 177 orang pasien menjalani tahap screening. Hasilnya, untuk yang dinyatakan lolos screening memenuhi syarat mengikuti operasi mata gratis pada tanggal 20 Agustus mendatang, sebanyak 142 pasien. Sisanya, sebanyak sembilan orang gagal screening kesehatan dan harus ditunda, karena kondisinya sedang sakit. Kemudian, ada 24 pasien ditemukan menderita penyakit mata dengan komplikasi glaukoma dan,” terangnya, Kamis (11/08/2022) tadi, kepada Memontum.com.
Terkait penyelenggaraan operasi katarak gratis, tambahnya, yaitu kerja-sama antara RSUD Besuki dengan pihak Klinik Mata Tritya Surabaya dan didukung penuh oleh Bupati Situbondo. Dalam pelaksanaannya, juga ditunjang dengan berbagai alat kedokteran yang serba canggih. (her/gie)
















