Kota Malang

Salut Sutiaji Janji Hanya Sekali Jabat Walikota

Diterbitkan

-

Salut Sutiaji Janji Hanya Sekali Jabat Walikota

Memontum Kota Malang — Tidak seperti kebanyakan orang. Setelah menduduki jabatan Walikota, Bupati dan Gubernur bahkan jabatan Presiden selalu berusaha untuk mempertahankan jabatannya sampai keluar tenaga, pikiran dan biaya hingga puluhan bahkan miliaran rupiah.

Hal itu tidak akan terjadi dengan calon Walikota Malang nomor urut 3, H Sutiaji. Dihadapan relawan dan Nawak SAE (Sutiaji-Sofyan Edy Jarwoko), bertekad hanya ingin sekali saja menduduki jabatan Walikota Malang. Sungguh mulia hati Sutiaji karena tidak serakah dengan urusan duniawinya.

“Catat dan ingat ucapan saya ini. Demi kemajuan Kota Malang, demi kesejahteraan warga Kota Malang dan demi martabat Kota Malang saya hanya ingin sekali saja menjabat sebagai Walikota Malang. Tolong diingat ucapan saya itu lima tahun kedepan,” ucap Sutiaji, Minggu (12/3/2018) sore.

Pilkada Kota Malang tahun 2018 menentukan masa depan warga Kota Malang untuk lima tahun kedepan. Jadi Sutiaji mendorong supaya warga Kota Malang tidak salah memilih pemimpin.

Advertisement

Pemimpin yang amanah, jujur, adil, bisa ngemong dan mengayomi serta menjadi teladan bagi Warga Kota Malang termasuk pemimpin yang berakhlak mulia harusnya yang dipilih oleh warga Kota Malang.

Sebagai kota pendidikan kini saatnya warga Kota Malang memilih pemimpin yang bermartabat. Pemimpin yang tidak melakukan tindakan korupsi dan s selalu dekat dengan masyarakat.

Kapanpun masyarakat membutuhkan seorang pemimpin harus segara hadir ditengah warga. “Nanti saat saya dan Pak Edy dipercaya menjadi Walikota Malang. Silahkan telepon saya bila memerlukan kehadiran saya. Saya dan Pak Edy tidak akan menjaga jarak untuk semua warga Kota Malang,” imbuh Sutiaji.

Ditambahkan, dirinya ingin menjadi contoh pemimpin yang baik dan santun serta patuh terhadap hukum. Misalkan saja saat memasang alat peraga kampanye (APK) dipilih pada tempat yang diperbolehkan KPU.

Advertisement

Tujuannya supaya ada singkoronisasi dan kerhamonisan antara satu dengan yang lain. Serta tidak melanggar peratutam yang berlaku. Sesuai visi-misi cawali SAE ingin menjadikan Kota Malang bermartabat.

“Program kerjanya kami rangkum dalam Tri Prasetya. Kami ingin meningkatkan kesejahteraan warga Kota Malang lewat berbagai program perioritas. Mulai peningkatan ekonomi produktif. Perluasan lapangan kerja, pendidikan gratis hingga 12 tahun. Subsidi biaya angkutan khusus pelajar, revitalisasi pasar tradisional dan masih banyak lainnya,” ungkap dia.

Program perioritas kedua meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh warga Kota Malang. “Mobil ambulance disetiap kelurahan. Kunjungan dokter kerumah rumah. BPJS gratis bagi 400 ribu warga Kota Malang. Dan peningkatan pelayanan kesehatam di Puskemas sampai RSUD Kota Malang,” tambahnya.

Berikutnya program unggulan ketiga dari Sutiaji dan Sofyam Edy Jarwoko adalah meningkatkan kualitas inftastriktur di Kota Malang. “Stop jalan berlubang, mengurai kamacetan arus lalu lintas, penyedian air bersih yang merata dan murah, mengurangi dampak genangan air saat turun hujan dan yang lainnya,” imbuh Sutiaji.

Advertisement

Lalu pasangan Sutiaji, Sofyan Edy Jarwoko Senin (12/2/2018) melanjutkan blusukan ke Kelurahan Sawojajar dan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Bung Edy mengunjungi Pasar Lesanpuro, berkunjung ke Posyandu di Kelurahan Sawojajar dan singgah dirumah tokoh masyarakat. “Jangan lupa tanggal 27 Juni mendatang datang ke TPS. Lalu coblos gambar kami supaya bisa merealisasikan program Tri Prasetya kami,” tambahnya.

Ditempat terpisah, pasangan cawali Kota Malang nomor 1, Ya’qud Ananda Qudban-Achmad Wanedi (Menawan) melaunching posko kemenangannya di Jalan Simpang Cokelat, Kota Malang.

Dalam siaran persnya, Ya’qud menyampaikan 25 program kerja yang akan dilaksanakan kelak setelah terpilih menjadi Walikota Malang. Diantaranya yaitu mengatasi jalan berlubang.

Advertisement

Mencukupi kebutuhan air bersih yang merata untuk warga Kota Malang. Mengatasi banjir dan genangan air. Transparasi dana CSR untuk warga Kota Malang.

“Dari 25 program itu ada yang kita kerjakan pada tahun pertama. Seperti mengatasi banjir dan jalan berlubang. Adapula yang akan kita kerjakam hingga lima tahun kedepan,” sebut Nanda.

Menurut dia, seluruh program kerjanya sudah disesuaikan dengan kemampuan APBD Kota Malang. “Saya berama Pak Wanedi sudah berhitunh soal anggarannya. Insya Allah APBD Kota Malang cukup untuk membiayai program kerja kami berdua,” tukas dia. ( man/yud )

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas