Kota Malang

Sambut Tahun Baru 2026, Pemkot Malang Rencanakan Parkir Kayutangan Heritage Gratis Sehari

Diterbitkan

-

PARKIR: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat meninjau lokasi yang disiapkan untuk Parkir Kayutangan Heritage. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Rencana pemusatan parkir Kayutangan Heritage, yang saat ini sedang dalam penyelesaian pembangunan, dipastikan akan segera beroperasi sebelum pergantian tahun. Bahkan, pada hari pertama pengoperasian, direncanakan akan dilakukan penggratisan tarif untuk masyarakat.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa pembangunan gedung parkir saat ini hampir rampung dan ditargetkan selesai sebelum Tahun Baru 2026. Menurutnya, kebijakan parkir gratis di hari awal operasional bertujuan agar masyarakat mengetahui keberadaan fasilitas parkir baru yang lebih aman dan memadai.

“Insyaallah sebelum Tahun Baru sudah selesai. Untuk hari pertama, kemungkinan akan kita gratiskan supaya masyarakat tahu bahwa Pemkot sekarang punya tempat parkir yang aman dan representatif,” ujar Wali Kota Wahyu, Jumat (26/12/2025) tadi.

Letak gedung parkir tersebut, menurutnya sudah sangat strategis. Itu karena, beradanya yang masih berada di Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang, yang tentu berdekatan dengan Alun-alun Kota Malang dan Balai Kota Malang.

Advertisement

Baca juga :

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wali Kota terkait kebijakan parkir gratis tersebut. “Kalau ada perintah beliau untuk menggratiskan, insyaallah kami siapkan. Kemungkinan pada tanggal 31 Desember,” kata Jaya.

Terkait potensi lonjakan kendaraan jika digratiskan, Jaya mengakui kebutuhan parkir di kawasan Kayutangan memang masih tinggi. Namun, pihaknya akan mengoptimalkan kapasitas yang tersedia.

“Kami tetap antisipasi. Tapi faktanya, kebutuhan Satuan Ruang Parkir (SRP) di kawasan Kayutangan memang belum mencukupi,” tuturnya.

Advertisement

Jaya juga menegaskan, area depan gedung yang dilapisi lantai keramik tidak difungsikan sebagai area parkir, melainkan akan dimanfaatkan sebagai pusat informasi dan ruang pameran, termasuk untuk kegiatan Dekranasda. “Untuk parkir kendaraan roda dua dan roda empat, akses masuknya dari samping gedung. Parkir ini nanti hanya dua lantai dari rencana awal yang lima lantai,” imbuh Jaya. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas