Kota Malang

Sambut Nataru, Parkir Kayutangan Heritage Diprioritaskan untuk Kendaraan Roda Dua

Diterbitkan

-

PARKIR: Pembangunan area parkir di Kayutangan Heritage, Kota Malang. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Parkir Kayutangan Heritage yang dibangun di lahan eks Bank Mandiri, dipastikan dapat segera beroperasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Nantinya, fasilitas parkir tersebut akan dilakukan secara kondisional dengan prioritas untuk kendaraan roda dua, guna mengantisipasi lonjakan kunjungan wisata.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pemanfaatan gedung parkir pada masa libur Nataru masih bersifat situasional. Optimalisasi penuh baru akan dilakukan setelah Tahun Baru.

“Untuk menjelang Nataru ini sifatnya kondisional. Setelah Tahun Baru nanti baru kita optimalkan pemanfaatannya agar parkir di badan jalan bisa lebih teratur,” ujar Jaya-sapaannya, Selasa (16/12/2025) tadi.

Jaya berharap, agar pengerjaan pembangunan gedung tersebut dapat segera rampung sebelum 25 Desember. Dengan target pengerjaan pada 22 Desember 2025 dapat difungsikan untuk parkir kendaraan.

Advertisement

“Tidak ada percepatan di luar kontrak kerja, karena penyelesaian proyek memang ditargetkan rampung sebelum 25 Desember. Saat ini tinggal yang kecil-kecil pengerjaannya, karena yang utama sudah selesai semuanya. Kira-kira sekarang tinggal 5 persen lah,” tambahnya.

Baca juga :

Pada tahap awal operasional, Dishub Kota Malang memprioritaskan kendaraan roda dua untuk masuk ke gedung parkir. Itu karena sepeda motor menjadi kebutuhan paling mendesak dan selama ini mendominasi parkir di badan jalan.

“Kebutuhan paling tinggi itu roda dua. Untuk roda empat kita tunggu dulu, kita lihat kondisi di lapangan. Sifatnya situasional,” katanya.

Advertisement

Untuk pengaturan teknis parkir masih akan dievaluasi secara insidentil. Dalam hal ini nantinya akan mempertimbangkan berbagai skema, termasuk pembagian lantai antara kendaraan roda dua dan roda empat, guna mengurangi risiko kemacetan dan ketidakteraturan.

“Tujuannya agar roda dua tidak lagi menggunakan badan jalan, karena itu yang paling banyak dan cenderung tidak teratur,” tegas Widjaja.

Lebih lanjut disampaikan, untuk gedung parkir Kayutangan Heritage juga terhubung dengan parkir yang ada di kawasan Jalan Majapahit. Akses masuk kendaraan akan melalui sisi samping gedung, sementara area depan difungsikan khusus untuk pejalan kaki.

“Untuk di parkir Kayutangan Heritage terdiri dari dua lantai dan diperkirakan mampu menampung sekitar 400 unit sepeda motor. Dengan kapasitas tersebut, harapannya kendaraan yang selama ini parkir di badan jalan dapat dialihkan ke dalam gedung parkir,” imbuh Jaya. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas