Lamongan

Sanggring, Tradisi di Desa Tlemang Berusia Ratusan Tahun

Diterbitkan

-

Sanggring, Tradisi di Desa Tlemang Berusia Ratusan Tahun

“Masyarakat Desa Tlemang, dan desa-desa disekitarnya mengantre untuk bisa mendapatkan Sanggring,” ucapnya. Lebih lanjut, Yatono mengungkapkan di ritual bernama Sanggring ini juga terdapat prosesi dimana kuahnya Sanggring ini untuk ngumbah (mencuci) gaman (senjata), bernama Sengrok Simala Gandring.

“Gamannya ini nakal, ditumbuk sama Ki Buyut Terik dan terbang,” ujarnya.

Paska prosesi Sanggring ini tuntas, Kepala Desa, tokoh masyarakat dan penduduk Desa Tlemang ini membawa ambeng (berbagai macam makanan kiriman dari warga) ke punden atau makam Ki Buyut Terik.

“Makan-makan di sana,” ujar Yatono.

Advertisement

Disisi lain, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lamongan, merancang tradisi Sanggring yang ada di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, sebagai ikon pariwisata Lamongan, dan sekaligus masuk dalam kalender pariwisata Jawa Timur.

Rudi Gumilar, Sekretaris Disbudpar Lamongan mengatakan, sebenarnya pada tahun 2019, tradisi Sanggring ini sudah masuk di kalender pariwisata Jawa Timur, hanya saja masih ada beberapa hal yang masih belum terpenuhi.

Laman: 1 2 3 4

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas