Kediri
Satset Award 2022 Masuki Tahap Penilaian, Bupati Kediri Berharap Satgas Desa Benar-benar Optimal

Memontum Kediri – Gelaran ‘Satset Award 2022’ yang diadakan oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramama, telah memasuki tahap penilaian. Mas Dhito-sapaan akrab bupati muda, itu berharap desa yang terpilih nantinya benar-benar aktif menjalankan program percepatan penanganan Covid-19.
“Saya berharap, hasil dari penilaian nanti untuk desa yang terpilih, Satgasnya benar-benar bekerja dalam penanganan Covid. Termasuk, program yang dijalankan benar-benar terealisasi,” katanya, Selasa (21/06/2022) tadi.
Penyelenggaraan Satset Award 2022 sendiri, sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Kediri kepada pemerintah desa dalam penanganan Covid-19. Kegiatan itu, diadakan untuk mewujudkan desa tanggap, sehat dan tangguh menghadapi pandemi Covid-19.
“Saat ini tengah dilakukan tahap penilaian oleh tim dan nantinya akan dipilih 15 desa,” terang Mas Dhito.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Panitia penyelelenggara Satset Award 2022 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Eni Suhartini, menyampaikan bahwa dari desa-desa yang mengikuti dilakukan seleksi administrasi dokumen dan kemudian dilakukan penilaian lapangan. Tujuannya, untuk mengetahui program yang ada dan benar-benar direalisasikan di lapangan.
“Dari 47 desa, kini telah mengerucut (maju tahapan berikutnya) 31 desa dan nantinya dipilih 15 desa,” bebernya.
Dari desa yang maju mengikuti ajang Satset Award 2022 dan telah dilakukan penilaian lapangan, lanjut Eni, diantaranya sudah menyediakan tempat isolasi, posko, penyediaan rumah lumbung termasuk gerakan yang dijalankan pencegahan Covid dinilai sudah baik. Pelaksanaan Prokes, pun saat ini masih berjalan.
“Meski Kabupaten Kediri tidak terjadi kenaikan Covid-29, namun mereka tetap melakukan penyuluhan Prokes,” tambahnya. Bagi 15 desa yang terpilih, tambahnya, selain trophy dan piagam penghargaan, Pemkab Kediri menyiapkan anggaran total Rp1,5 miliar dalam bentuk bantuan keuangan khusus (BKK) untuk peningkatan infrastruktur. Meski kondisi pandemi mulai membaik, pasca adanya Satset Award 2022 ini, masyarakat diharapkan tetap menjaga prokes.(kom/pan/sit)
















