Blitar
Sempat Amblas Digondol Pelaku, Mobil Pikap Milik Toko Modern Srengat Diserahkan Kapolres Blitar Kota

Memontum Blitar – Sebuah mobil pikap tanpa tuan yang terparkir di wilayah Bandar Kidul, Kota Kediri, kini sudah diamankan petugas Polres Blitar Kota. Tidak hanya itu, kendaraan juga sudah diserahkan kepada pemiliknya, Kamis (07/04/2022) tadi.
Diketahui, mobil pikap tersebut adalah inventaris sebuah toko modern di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Mobil itu, diduga hilang setelah digondol pelaku pencurian, Selasa (05/04/2022).
Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, mengatakan bahwa pencurian ini terjadi di lokasi pembangunan toko modern Alfamidi di Jalan Raya Togogan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. “Mobil yang dicuri adalah jenis Pikap Mitsubishi L300 milik Alfamidi,” kata AKBP Argowiyono, Kamis (07/04/2022) tadi.
Baca juga :
- Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG
- Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran
- Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi
- Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi
- Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas
AKBP Argowiyono menambahkan, pikap tersebut merupakan mobil inventaris perusahaan Alfamidi yang dipegang Sumarno (49), selaku penanggung jawab pembangunan Alfamidi. Setelah dilakukan penyelidikan, anggota Satreskrim Polres Blitar Kota, mendapati kendaraan tersebut terparkir di Bandar Kidul, Kota Kediri di sebuah pekarangan di bawah pohon bambu.
“Setelah dilakukan pengecekan, korban membenarkan jika pikap itu adalah mobil inventaris tempat korban bekerja yang hilang. Korban mengenali kendaraannya meski pelaku sudah mengganti plat nomornya,” jelasnya.
Kapolres Blitar Kota menegaskan, setelah dilakukan penyelidikan terhadap beberapa warga dan RT setempat, didapatkan informasi jika di lokasi terparkir kendaraan tersebut memang sering digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan dengan nopol serta pemilik yang tidak jelas. “Untuk pelaku masih dalam penyelidikan. Namun dari keterangan warga sekitar lokasi penemuan mayoritas merupakan lokasi parkir rumah kos,” ujarnya. (jar/gie)
















