Connect with us

Kabupaten Malang

Sempat Terlockdown, Jamaah Umroh Yayasan Pondok Pesantren Al Islamu Al Ainulbaahiroh Kepanjen Berangkat ke Tanah Suci

Diterbitkan

||

Sempat Terlockdown, Jamaah Umroh Yayasan Pondok Pesantren Al Islamu Al Ainulbaahiroh Kepanjen Berangkat ke Tanah Suci

Memontum Malang – Yayasan Pondok Pesantren Al Islamu Al Ainulbaahiroh, Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, memberangkatkan 61 orang jamaah istighosah untuk menjalankan ibadah umroh ke tanah suci, Jumat (13/05/2022) sore.

Pembina Yayasan Pondok Pesantren Al Islamu Al Ainulbaahiroh, Gus Nur Muhammad Sholeh, mengatakan, pemberangkatan umroh ini merupakan agenda rutin yang tertunda. “Kami rutin mengadakan umroh bersama, kebetulan untuk jadwal umroh di Bulan Maret 2020 lalu sempat tertunda karena penerapan lockdown dan baru terealisasi sekarang,” kata Gus Nur Muhammad Sholeh kepada Memontum.com di halaman Yayasan Pondok Pesantren Al Islamu Al Ainulbaahiroh.

Ia juga menjelaskan rombongan yang berangkat menggunakan dua bus tersebut merupakan jamaah istighosah yayasan. “Jumlah jamaah yang berangkat ada 61 orang, dari Malang 31 orang, sisanya dari Jombang dan Kediri,” jelasnya.

Gus Sholeh juga berharap seluruh rombongan yang ada ini bisa mengikuti ibadah umroh dengan khusuk Lillahi Taala. “Tentu saya berpesan, karena ini panggilan Ilahi, maka dari itu kalau bisa disana nanti betul-betul mematuhi apa yang diperintahkan Allah Ta’ala dan disunnahkan Rasulullah Muhammad SAW. Semoga ibadah kita nantinya sempurna dan diterima Allah Ta’ala,” harapnya.

Baca juga :

Sementara itu, salah satu jamaah yang mengikuti umroh, Dedi Tri Sulistyo, menuturkan jika umroh kali ini merupakan momen yang sudah ditunggu – tunggu sejak lama. “Ini umroh pertama saya. Alhamdulillah, ini suatu panggilan jiwa untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” tutur Dedi Tri Sulistyo.

Dirinya berharap, ibadah umroh ini dapat menjadi semangat baru untuk mendekatkan diri pada Sang Khaliq. “Kesempatan pertama kali saya ke tanah suci, semoga ibadah kita nantinya diterima Allah Ta’ala,” tandasnya.

Dari pantauan Memontum.com, para jamaah yang akan berangkat tersebut secara langsung diantarkan oleh keluarganya masing-masing. Bahkan, ada yang sampai meneteskan air mata haru bisa berangkat ke tanah suci. (cw1/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.