Lumajang
Serahkan 257 SK PPPK Tenaga Kesehatan, Wabup Lumajang Ingatkan Peningkatan Kinerja

Memontum Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyerahkan secara simbolis 257 SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Kegiatan tersebut, dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Rabu (17/05/2023) pagi, bersamaan dengan upacara Korpri yang rutin diselenggarakan setiap bulan.
Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang, berpesan kepada Sekretaris Daerah dan Kepala Perangkat Daerah untuk terus memberikan pengawasan terhadap kinerja para pegawai PPPK. Tentunya, harus lebih semangat dan kinerjanya harus lebih bagus. Sebab, kesejahteraan pegawai PPPK jauh lebih bagus.
“Harapannya, ada perbedaan ketika sebelum menjadi PPPK dan sesudah menjadi PPPK. Baik kapasitas, kapabilitas maupun semua yang berkaitan dengan kinerja,” ujarnya.
Baca juga :
- Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun
- Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
Bunda Indah juga meminta, kepada PPPK agar selalu melayani masyarakat dengan baik dan meningkatkan kinerja. Karena, dirinya tidak ingin mendengar, ada keluhan dari masyarakat terkait pelayanan yang kurang baik, mengingat aparatur sipil negara adalah pelayan masyarakat
“Ayo kita layani masyarakat dengan baik. Selamat kepada 257 orang tenaga kesehatan yang pagi ini menerima SK PPPK. Selamat bertugas, tunjukkan karya dan prestasi terbaik. Ingatlah, banyak tenaga kontrak yang masih belum P3K dan sedang menunggu dengan harapan juga akan menjadi P3K,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 257 SK PPPK Tenaga Kesehatan yang diserahkan. SK itu, terdiri dari Administrasi Kesehatan 13 orang, Apoteker 3 orang, Asisten Apoteker 4 orang, Bidan 38 orang, Dokter 7 orang, Dokter Gigi 3 orang, Epidemiolog Kesehatan 1 orang, Nutrisionis 4 orang dan Perawat 153 orang. Lalu, ada Perekam Medis 2 orang, Pranata Laboratorium Kesehatan 13 orang, Teknisi Elektromedis 2 orang, Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif 1 orang, serta Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku 12 orang. (kom/adi/sit)















