Surabaya
Soekarwo Apresiasi Insan Pers

“Masyarakat Jatim sangat menikmati media digital, bahkan ibu-ibu rumah tangga bisa mengakses informasi, dan produknya langsung masuk dalam pasar,” ujar Pakde Karwo
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Rudiantara S.Stat, MBA mengatakan, media tidak perlu takut dengan hadirnya era digital saat ini. Justru sebaliknya, media harus optimis dan mampu memanfaatkan digitalisasi dengan baik.
Agar bisa bersaing di era digital, imbuh Menteri Rudiantara, caranya adalah memperkuat konten yang bergantung pada kemampuan, dan profesionalisme SDM dari jurnalis. Dari konten tersebut, media akan memiliki kredibilitas, dan keunikan tersendiri yang akan dicari oleh masyarakat.
“Perubahan dari media cetak ke elektronik, kemudian ke media online, lalu ke media sosial memang tidak bisa dihindari. Kuncinya adalah SDM, media hanya tools saja,” katanya.
Menteri Rudiantara menambahkan, guna meningkatkan kapasitas SDM jurnalis, dapat dilakukan dengan bergabung dengan asosiasi kewartawanan, seperti AJI, PWI, IJTI, dan lainnya. “Jadi jangan pusingkan teknologi, teknologi hanya tools, core bisnis kita adalah SDM, dan konten yang berkualitas,” tambahnya.
Sedangkan Ketua Dewan Pers Indonesia, Yosep Stanley Adi Prasetyo mengatakan, sejalan dengan terbitnya UU tentang pers, media di Indonesia tumbuh dengan subur. Diperkirakan, ada sekitar 47.000 media di negeri ini, dimana 43.300 di antaranya adalah media online.
















