Kota Malang
Sutiaji Serukan Seluruh Budaya Dipatenkan

Festival Pesona Lokal yang nuansanya budaya ini banyak membawa misi ditengah kegelisahan bangsa Indonesia, generasi muda yang lupa akan budaya Indonesia. Modernisasi menjadi keharusan tapi bukan menjadi Westerinasi. Melalui Festival ini juga bisa mempersatukan NKRI.
“Otak Kita boleh meniru Jerman, Jepang. Kita terampil boleh seperti Korea, tapi sesungguhnya kita menjadi orang Indonesia dengan begitu banyak pulau itulah yang tidak dimiliki negara di dunia, ayo kita rekatkan” pungkas Sutiaji.
Setelah membuka Festival Pesona Lokal, Walikota Malang Sutiaji, Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji dan Forkopimda berkeliling ke stan UMKM yang ada dan membeli produk UMKM yang ada seperti kain batik, sandal batik dan aksesoris unik. Tenda lomba kreasi makanan daerah juga tak luput dari pengamatan Walikota Malang dan Ketua TP PKK Kota Malang. Keduanya berinteraksi dengan peserta lomba kreasi makanan dan sesekali berswafoto bersama peserta dan pengunjung Festival Pesona Lokal di Lapangan Rampal ini.
Disela-sela berkeliling stan Walikota Malang menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara, komunitas yang mengisi dan arti pentingnya festival pesona lokal kali ini.
“Saat ini kita sudah keluar dari bingkai yang kita inginkan. Pendidikan karakter menjadi sebuah tujuan yang seakan jauh. Hari ini kita kuatkan bahwa indonesia terdiri banyak pulau, aneka ragam etnis, budaya, suku, ras, agama merupakan kekayaan. Maka ketika kita gali masalah saat ini, festival budaya semakin meneguhkan bahwa ayo malang saat ini dengan salam satu jiwanya, ketika yang lain berbicara disintegrasi, ancaman disintegrasi bangsa. Maka Malang yang pertama, Malang tidak demikian. Dikuatkan dengan festival budaya dari berbagai karakter, hasil karya karsa yang harus kita akui bersama” pungkas Sutiaji. (hms/yan)
















