Kota Malang
Tanah Labil Akibatkan Longsor Timpa Satu Rumah di Sukun

Memontum Kota Malang – Kondisi tanah labil mengakibatkan longsor yang menimpa salah satu rumah di Jalan Sudanco Supriyadi, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun. Berdasarkan keterangan Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Cornelia Selvyana Ayoe, kejadian yang melanda rumah Lestari Eka Mita itu terjadi sekitar, Sabtu (01/05) pukul 12.00 WIB tadi
“Memang ini karena kondisi tanahnya tidak stabil, bukan karena pengaruh cuaca hari ini. Karena kondisi cuaca juga cerah berawan,” ungkapnya.
Baca Juga:
- Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan
- Wakil Presiden Ke 6 Meninggal, Pemkot Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- 19 Pasar Takjil di Kota Malang Disampling, Dinkes Temukan 9,9 Persen Sampel Terkontaminasi Bakteri
- Antisipasi Potensi Pelanggaran Perusahaan, Disnaker PMPTSP Kota Malang Buka Posko Pengaduan THR
Dijelaskan wanita yang akrab disapa Selvy itu, kejadian bermula ketika pemilik rumah hendak mandi dan cuci baju di kamar mandi sekitar pukul 11.45 WIB.
“Kira-kira 15 menit kemudian, korban yang bernama Lestari itu terjatuh dari kamar mandi, jarak kamar mandi dengan sungai kurang lebih 10 meter. Lestari mengalami luka pada bagian kaki dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat,” jelasnya.
Saat kejadian, terdapat saksi mata, Sugianto, yang berusaha membantu korban. Namun ikut terjatuh dan tertimpa longsor susulan.
“Untung saja korban atas nama Sugianto mengalami luka ringan di bagian kaki. Jadi hanya melakukan pengobatan mandiri,” tambahnya.
Akibat kejadian ini, kamar mandi bagian belakang Lestari mengalami longsor dengan lubang lebar kurang lebih 2 meter dan panjang kurang lebih 1,5 meter. Karena mengalami pergerakan tanah, maka berpotensi longsor susulan serta sruktur bangunan rumah bagian belakang rapuh.
Pihaknya langsung mengambil beberapa tindakan rekomendasi. Antara lain koordinasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta memberikan bantuan 1 paket sembako, dan 1 buah terpal. “Saat ini tim kami juga sedang melakukan assesment terkait kerusakan, kerugian, dan sumber daya yang terdampak di lokasi kejadian. Lalu kami juga memasang baricade line, serta segera mengosongkan rumah bagian belakang. Yaitu meliputi dapur, kamar tidur, dan kamar mandi korban,” tegas Selvy. (mus/ed2)










