Lumajang
Tekan Inflasi, Wabup Lumajang Ingatkan Pentingnya Merawat Inovasi Pawon Urip

Memontum Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengungkapkan bahwa Inovasi Pawon Urip yang dilakukan oleh TP PKK Kabupaten Lumajang, menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi inflasi di daerah. Hal tersebut disampaikannya, saat membuka acara Jambore PKK Lumajang 2022, yang bertempat di kawasan relokasi Bumi Semeru Damai (BSD), Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (01/11/2022) tadi.
Bunda Indah-sapaan akrabnya, dengan adanya Pawon Urip, masyarakat bisa memanfaatkan lahan rumahnya untuk menanam segala kebutuhan sehari-hari. Seperti halnya sayuran dan bahan dapur lainnya. Manfaatnya, masyarakat tidak perlu belanja sayur untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca juga:
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Inflasi itu salah satu ciri-cirinya bahan Sembako naik, salah satunya cabe naik. Dengan adanya Pawon Urip setiap halaman rumah ditanami bahan pokok, itu sudah selesai masalahnya. Itu bisa mengendalikan inflasi,” ujarnya.
Oleh karena itu, Bunda Indah berharap, agar program Pawon Urip terus dirawat oleh semua masyarakat. Tidak hanya saat ada perlombaan dan penilaian, melainkan untuk kebutuhan sehari-hari. “Semoga Pawon Uripnya bisa dirawat. Ini merupakan peningkatan ekonomi keluarga yang signifikan. Semangat merawat, baru Lumajang yang punya Pawon Urip,” harapnya. (kom/adi/gie)
















