Kabupaten Malang
Tertabrak Sepor Dhoho, Kakek Asal Dampit Terseret 100 Meter di Sumberpucung

Memontum Malang–Sekitar warga jembatan Ndawung Karangkates Sumberpucung geger, Rabu (5/12/2018) siang saat mendapati sesosok pria di bawah jembatan dekat jalur kereta api. Kondisinya luka parah tertabrak Kereta Api. Korban diperkirakan terseret ratusan meter.
Di lokasi, datang anggota Koramil, Polsek Sumberpucung dan seorang satpam. Dekat tubuh korban ditemukan tas dan identitas korban. Musibah diketahui menimpa Sugiono (52) memiliki fotokopi SIM alamat Desa Baturetno RT14/RW04, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.
“Anggota kami masih di Kamar Jenazah RSSA Malang, cari keterangan pihak keluarga,” terang Ipda Zaenal, Kanit Reskrim Polsek Sumberpucung kepada Memontum.com, Rabu (5/12/2018) sore.
Informasi lain didapat, musibah menimpa korban sekitar pukul 11.15, tepatnya di jalur kereta api KM 82 +2 atau di bawah jembatan jalan Raya Karangkates dekat PLN Karangkates. Korban duduk di bawah Viaduk Karangkates.
Pukul 11.05, melaju kereta Doho arah Blitar melintasi jalur. Diduga, korban kebingungan di antara jembatan yang kanan kirinya dinding. Brakk!! Akibatnya, tubuh korban terseret sejauh 100 meteran. Korban meninggal seketika.
Sementara itu, dalam tas korban, didapati sejumlah barang, termasuk 3 botol berisi kopi, tabung warna putih dan uang sekitar Rp 275 ribu. Ada pula sebuah sarung dan sepasang sandal selop.
Dari lokasi kejadian, korban dibawa menuju kamar jenazah RSU Dr Saiful Anwar Malang dengan menggunakan ambulan PMI Kabupaten Malang. Hadir pula di lokasi kejadian, Kapolsek Sumberpucung, AKP Edi Sunyata dan anggota guna melaksanakan olah kejadian perkara.
“Enek sepur liwat teko arah etan gak minggir. Kayake baru depresi orang itu. Sempat duduk-duduk sandinge omahe boloku. Kok moro iso jebus nisor jembatan barang,” sebut seorang warga Sumberpucung berambut gondrong berkuncir kepada Memontum.com. (sos)












