Lumajang

Tingkatkan Produktifitas Tembakau, APTI Lumajang Ingatkan Pentingnya Edukasi untuk Kelompok Tani

Diterbitkan

-

TEMBAKAU: Salah satu sudut produk tanaman tembakau di Lumajang. (ist)

Memontum Lumajang – Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Lumajang, Dwi Wahyono, berharap agar edukasi lebih diberikan kepada petani tembakau, yang tergabung dalam kelompok tani di Kabupaten Lumajang. Itu karena, melalui edukasi dan tambahan informasi yang diberikan, tentunya dapat menambah wawasan bagi petani. Terutama, terkait dengan optimalisasi lahan, produksi hingga pemanfaatan pupuk.

“Seperti bagaimana penggunaan pupuk Phonska, itu tidak boleh digunakan untuk tembakau. Sebab, Phonska mengandung Clore. Termasuk juga mengenai penggunaan urea berlebih. Beberapa contoh itu, tentunya harus dipahami oleh petani tembakau,” katanya, Selasa (03/12/2024) tadi.

Dijelaskan Dwi, dengan langkah-langkah edukasi kepada petani tembakau di Kabupaten Lumajang, tentunya nanti akan banyak membawa dampak positif. Salah satu yang pasti, tentu adalah peningkatan produksi.

Baca juga :

Advertisement

“Apalagi, tidak sedikit petani yang berinovasi dengan menggunakan sistem organik, seperti petani tembakau yang ada di Kecamatan Kunir,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa hal yang sederhana itu, ternyata bisa menjaga kualitas hasil produksi tembakau. “Selain lebih hemat, ternyata dampaknya juga efektif menanggulangi keluhan petani terkait kondisi tanaman tembakau. Seperti penggunaan asam amino, POC maupun PGPR yang lebih ramah lingkungan dan bisa meningkatkan Ph tanah,” tambahnya.

Di sisi lain, Dwi juga menyampaikan bahwa penyakit trip menjadi musuh tahunan petani tembakau, karena mudah menular dari tanaman sekitar. Hal ini, bisa diobati dengan asam amino buatan sendiri.

“Sejauh ini daerah yang memiliki kualitas produksi baik, itu baru beberapa. Diantaranya, seperti di Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro dan Desa Pulo, Kecamatan Tempeh dan lain-lain,” paparnya. (adi/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas