Berita Nasional
Tinjau Progres Pembangunan Huntap dan Huntara Korban Semeru, Dirjen Perumahan Targetkan Idul Fitri Rampung

Memontum Lumajang – Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, meninjau progres pembangunan huntap (hunian tetap) dan huntara (hunian sementara) di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis (03/03/2022).
Dirjen Perumahan menjelaskan, bahwa dari target 1951 hunian tetap dan sementara yang telah ditetapkan by name by address oleh Bupati Lumajang, 1100 huntap mulai ditangani. 800 diantaranya, rangka bangunan sudah berdiri dan 200 unit sudah tertutup atap.
Iwan Suprijanto mengatakan, bahwa pembangunan infrastruktur di lokasi terdampak bukan semata proyek. Namun adalah misi kemanusiaan untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca APG Semeru. Dirinya menargetkan, Idul Fitri para penyintas dapat mulai menghuni.
“Target kami sesuai dengan arahan Pak Wapres, sebelum Idul Fitri masyarakat bisa menempati seluruh hunian. Ada harapan Bapak Wapres, yaitu untuk melaksanakan Salat Id bersama masyarakat terdampak,” ungkapnya.
Baca juga:
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Sementara itu Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengatakan bahwa kunjungan Dirjen Perumahan PUPR tersebut dalam rangka koordinasi, monitoring dan evaluasi progress kemajuan pengerjaan rumah, infrastruktur dasar lainnya di tempat relokasi penyintas APG Semeru.
Bupati berterima kasih kepada Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Jenderal Perumahan yang bergerak cepat melakukan pembangunan infrastruktur, baik hunian tetap beserta infrastruktur pendukung lainnya.
Dijelaskannya, saat ini untuk menunjang berbagai infrastruktur yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR, pihaknya juga akan menyiapkan infrastruktur pendukung. Termasuk, fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk menunjang kehidupan masyarakat penyintas erupsi semeru. Bupati juga akan menyiapkan peternakan terpadu sebagai sarana penunjang perekonomian masyarakat.
“Prioritas kita sekarang lahan ini sudah tuntas. Tinggal berikutnya, kami menyiapkan tata kelola kesiapan masyarakat, keswadayaan masyarakat, ada kehidupan yang harus tumbuh, ekonominya juga harus tumbuh, itu prioritas kami,” paparnya. (kom/adi/sit)
















