Berita Nasional

Tinjau Progres Pembangunan Tol Probowangi, Menteri PU Janjikan Penyelesaian Paket 3

Diterbitkan

-

KENDALA: Menteri PU saat meninjau progres pembangunan dan kendala Tol Probowangi. (pemkab for memontum)

Memontum Probolinggo – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo, melakukan peninjauan terhadap progres pembangunan Tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi), yang terdiri dari tiga paket pembangunan di Kabupaten Probolinggo, Rabu (02/04/2025) tadi. Tol ini difungsionalkan, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025, meskipun belum sepenuhnya selesai.

Dalam peninjauan itu, Menteri PU Dody mengatakan bahwa tol yang memiliki panjang sekitar 23,6 km ini dioperasikan secara fungsional dengan satu lajur. Meskipun belum sepenuhnya selesai, tol ini sudah difungsikan untuk mendukung kelancaran perjalanan selama libur Lebaran.

“Tol ini beroperasi dari pukul 06.00 hingga 16.00 WIB dan sudah digunakan sekitar 3.800 kendaraan perhari,” katanya.

Pembangunan Tol Probowangi sendiri, tambahnya, dibagi menjadi tiga paket. Dengan Paket 1 (Gending-Kraksaan) dan Paket 2 (Kraksaan-Paiton), sudah difungsikan. Pada periode 24 hingga 31 Maret 2025, tol ini hanya dibuka untuk kendaraan yang menuju ke arah Timur (Banyuwangi). Sementara pada 1 hingga 8 April 2025, jalur ini akan digunakan untuk kendaraan yang bergerak ke arah Barat (Probolinggo).

Advertisement

Meskipun sebagian besar tol telah difungsikan, proyek Tol Probowangi menghadapi beberapa tantangan. Proyek ini masih menyisakan beberapa pekerjaan yang belum sepenuhnya selesai. Salah satunya, terkait pemindahan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) milik PLN. “Masih ada sedikit kendala terkait SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) yang akan kami coba diskusikan dengan pihak PLN dan Kementerian ESDM, agar prosesnya dapat dipercepat,” jelasnya.

Baca juga :

Menteri Dody menambahkan, meskipun ada kendala, pemerintah tetap berkomitmen untuk menyelesaikan tol ini tepat waktu. “Kami berharap proses ini dapat berjalan sesuai rencana. Sehingga, tol ini dapat beroperasi sepenuhnya dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran transportasi di wilayah Probolinggo hingga Banyuwangi,” terangnya.

Untuk menghadapi arus balik, jelas Dody, pemerintah juga telah melakukan koordinasi dengan Jasa Marga dan KorLantas Polri guna mengantisipasi kemacetan di jalan utama Cikampek hingga Tol MBZ. “Kami berencana memberikan akses gratis di beberapa ruas tol untuk mengurangi kemacetan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT JPB Adi Prasetyanto, menyampaikan perkembangan terbaru mengenai tol, di mana untuk Paket 1 (Gending-Kraksaan) sudah mencapai 87 persen dan Paket 2 (Kraksaan-Paiton) telah mencapai 80 persen. Namun untuk Paket 3, menghadapi kendala pada pekerjaan galian batu dan pemindahan SUTET, yang masih berada di angka 67 persen.

Advertisement

“Paket 1 dan 2 diperkirakan selesai pada pertengahan tahun ini, sekitar Juli. Sementara Paket 3, masih membutuhkan waktu lebih lama untuk penyelesaian pemindahan SUTET,” ungkapnya.

Ditambahkannya, bahwa Tol Probowangi menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah, untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendukung kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran 2025. “Meskipun menghadapi beberapa kendala, proyek ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan berfungsi dengan baik, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta mendukung sektor transportasi di wilayah Jawa Timur,” paparnya. (kom/pro/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas