Connect with us

Kota Batu

Toko Jersey Atribut Arema Ketiban Berkah di Rangkaian HUT Ke-35 Arema

Diterbitkan

||

Toko Jersey Atribut Arema Ketiban Berkah di Rangkaian HUT Ke-35 Arema

Memontum Batu – Sejumlah toko Jersey Arema menjelang HUT Ke-35 Arema, mulai banyak ketiban berkah alias rezeki. Pemandangan itu, setidaknya terlihat di Toko Batu of Arema, yang berada di Jalan Arjuno, Timur Alun-alun Kota Batu.

Pemilik toko, Arif Fathkur, mengatakan bahwa tokonya mulai terjadi peningkatan penjualan sejak beberapa hari terakhir atau menjelang HUT Arema. Kebanyakan, mulai dari orang tua hingga pelajar di Kota Batu, yang mencari atribut bernuansa tim kebanggaan Arema. Bahkan, dirinya juga sempat kehabisan stok kemeja, karena banyaknya yang membeli.

“Mulai kemarin, itu banyak yang mencari kemeja lengan panjang. Tadinya ada, namun sekarang sudah kehabisan,” katanya, Rabu (10/08/2022) tadi.

Sam Crebho-sapaan akrabnya mengaku, untuk harga kostum Arema berbahan kaos, dijual mulai harga Rp 55 ribu. Untuk kaos ukuran dewasa dengan bahan berkualitas premium, bisa mencapai harga Rp 100 ribu lebih. Sementara untuk desain yang cukup banyak diminati, adalah desain yang simple namun tetap bertuliskan atau beridentitas Arema.

Baca juga :

“Yang cukup banyak diminati sekarang adalah yang desainnya simple-simple saja. Katanya pembeli, biar bisa dipakai untuk harian,” ungkapnya kepada Seru.co.id (grup memontum.com ).

Sam Crebho mengaku, sangat bahagia dengan momen HUT Ke-35 Arema, tahun ini. Itu karena, usaha atribut yang sempat diam ditempat selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19, akhirnya kembali diminati dan berjalan.

“Untuk harga tetap lokal, mas. Kaos dewasa ukuran M dan L standartnya Rp 75 ribu rata-rata. Ini saya mulai menyiapkan barangnya sejak dimulainya Liga Presiden,” tuturnya.

Seorang pembeli, Bagus (31) warga Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo, mengaku sengaja membeli untuk oleh-oleh anaknya. Karena, ada himbauan juga dari sekolah, agar siswa mengenakan kostum Arema saat 11 Agustus besok hari. Karenanya, tidaklah masalah, karena memang ini bagian dari pembelajaran dan pengetahuan kepada anak.

“Belajar itu dimulai dari hal positif. Setidaknya, anak-anak juga tahu dan paham juga soal Arema atau sepak bola,” imbuhnya. (dik/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.