Kabar Desa
Usung Madura KEK, Pengurus PWI Pamekasan Resmi Dilantik

Memontum Pamekasan – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan periode 2025-2028 resmi dilantik, Rabu (14/05/2025) tadi. Dalam pelantikan ini, PWI Pamekasan mengusung tajuk ‘Pelantikan dan Forum Pentahelix’ dengan tema ‘Membedah Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)’.
Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam, mengatakan tema ini diusung dari sejarah wilayah Pulau Madura dahulu, yang sempat digaungkan sebagai KEK. “Tahun 2019, Gus Ipul (Saifullah Yusuf, red) yang kala itu menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur, waktu itu sempat berdiskusi dengan kepala desa terkait Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus,” kata Anam.
Ditambahkannya, sejak beberapa tahun belakangan, teriakan yang digaungkan Madura Provinsi, sedangkan Madura KEK dampaknya juga akan luar biasa bagi masyarakat Madura. “Madura KEK ini juga sama-sama penting. Semoga nanti dikupas tuntas secara bersama-sama,” tambahnya.
Baca juga :
Alumni IAIN Madura itu menjelaskan, PWI Pamekasan berjumlah 56 wartawan, namun yang menjadi pengurus sebanyak 25 orang. Untuk sisanya, sebagai anggota. “Keberadaan PWI Pamekasan menjadi rumah bersama wartawan Pamekasan, karena ada 11 organisasi wartawan yang ada di Pamekasan,” ujar Anam.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jatim, Mahmud Suhermono, meminta agar pengurus yang dilantik tetap menjaga profesionalisme wartawan di Pamekasan. Yaitu, berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.
“Selamat bagi yang telah dilantik. Tetap jaga profesionalisme, karena pers menjadi pemberi informasi yang dipercaya oleh masyarakat sampai saat ini,” ujarnya. (azm/gie)
















